Rss Feed
    Showing posts with label Penerbit Pop. Show all posts
    Showing posts with label Penerbit Pop. Show all posts
  1. Generasi 90anGenerasi 90an by Marchella FP
    My rating: 5 of 5 stars

    Judul: Generasi 90-an
    Penulis: Marchella FP
    Penerbit: POP Publisher
    Halaman: 144 halaman
    Terbitan: Februari 2013

    Bahagia itu sederhana, nostalgia salah satunya, dan buku ini menjadi mesin waktunya.

    Review

    Masa lalu jangan biarkan berlalu, mari kita ungkit-ungkit kembali.

    Sebenarnya ini kali kedua saya membaca buku ini. Dulu pas pertama keluar, sudah sempat numpang baca di toko buku. Ada yang kebuka soalnya *sungkem sama penulisnya. Dan akhir tahun lalu, saya beruntung karena buku ini jadi salah satu paket buku yang saya terima dari penerbitnya.

    Jujur saya lupa-lupa ingat soal tahun 90-an. Jangankan 20 tahun lalu. Wong yang terjadi kemarin saja saya susah ingat kok :p. Apalagi masa 90-an kan masanya saya masih anak-anak. Antara usia 0-9 tahunlah.

    Tapi membaca buku ini, saya jadi kembali ingat pada beberapa hal, seperti:
    - mainannya (tamagotchi, pancingan ikan, serta boneka yang bajunya bisa bongkar-pasang)

    - acara TV. Dulu pernah nangis pas nonton telenovela. Iya, saya umur segitu nontonnya telenovela.

    - kartun di TV. Doraemon, Remi, Sailor Moon, dkk.

    - pernak-pernik macam: kertas orgi (yang kemudian berevolusi jadi kertas binder), stiker, pulpen harum bertali gantungan yang katanya ada narkobanya, hingga pager dan telepon umum.

    - hiburan anak-anak, macam Trio Kwek-Kwek dan Susan.

    Yah, intinya 90-an adalah masa-masa bahagia dalam hidup saya. Ya iyalah, secara masih kecil dan dimanjain gitu :)).


    View all my reviews

  2. ElipsisElipsis by Devania Annesya
    My rating: 4 of 5 stars

    Judul: Elipsis
    Penulis: Devania Annesya
    Penerbit: Penerbit POP, KPG
    Halaman: 227 halaman
    Terbitan: September 2014

    Eeuwige liefde is liefde die niet meer terugkomt.
    Cinta yang abadi adalah yang tak kembali.

    Atran sudah berhenti menghubunginya. Kalea memutuskan untuk terus
    menjalani hidup dengan menerima lamaran laki-laki lain. Kendati demikian, kenangan bersama Atran tak akan pernah memudar barang sedetik. Atran bukan laki-laki biasa. Ia bisa berbicara dengan angin dan pohon. Ia selalu tahu kapan hujan akan turun, kapan kematian mengepakkan sayap. Ia mampu berbicara dengan roh dan semesta. Namun, dengan segala kemampuan supernatural yang dimilikinya, mengapa Atran mengabaikannya? Tak bisakah Atran mendengar panggilannya? Dua tahun berlalu dan ia dibiarkan meragu.

    Berpisah darimu bagaikan sebuah elipsis—jeda yang tak terisi oleh katakata. Ketika kau jauh, aku menemukan bahwa di antara kita ada ikatan tak kasat mata, kata-kata yang tak terucap, rasa yang tak terungkap, memori yang menguat seiring besarnya jurang pemisah antara kita. Kau bilang kau mencintaiku. Kau bilang kau akan kembali. Namun selalu ada ruang untuk meragu. Selalu ada elipsis yang kemudian diisi oleh rasa kehilangan. Selalu ada jeda bagi hati yang kosong.

    Review

    Tertarik untuk baca novel ini sejak melihat tweet penerbit tentang buku ini. Pengin baca paranormal romance karya penulis dalam negeri.

    Awalnya saya mengira tokoh di novel ini berada dalam usia dewasa, tapi ternyata tidak begitu tepat. Alur waktunya di sini cukup lebar. Mulai dari saat Atran dan Kalea remaja (murid SMA), hingga saat mereka dewasa. Hanya saja porsi remaja mereka lebih banyak.

    Lumayan suka dengan hubungan antara Atran, si murid aneh yang dijauhi satu sekolah karena dianggap sebagai "pelempar kutukan", dengan Kalea, murid pindahan yang hidupnya berantakan karena perceraian orang tuanya.

    Perpindahan alur waktunya agak membuat bingung di awal-awal, tapi setelah terbiasa, cukup mudah untuk membedakannya.

    Akhir ceritanya (SPOILER ALERT) ah, kenapa dibua begitu :'). Jujur saya lebih pengin mekihat Atran dan Kalea bahagia, ketimbang akhir yang penulisnya pilihkan.

    Secara keseluruhan: 3,5 bintang. Suka dengan cerita dan tokohya. Cuma terkadang saya merasa karakternya agak komikal dan terasa sedikit keluar dari karakter di beberapa tempat.

    Buku ini untuk tantangan baca:
    - 2014 Young Adult Reading Challenge
    - 2014 New Authors Reading Challenge

    View all my reviews