Rss Feed
    Showing posts with label Book Kaleidoscope 2013. Show all posts
    Showing posts with label Book Kaleidoscope 2013. Show all posts
  1. Kita sampai di penghuung Book Kaleidoscope 2013. Sangat menyenangkan bisa ikutan acara ini lagi. Sayang saya tidak bisa posting bersamaan dengan yang lain. Soalnya akhir tahun ini saya habiskan dengan keluarga dan jauh dari laptop :D



    Dan.... ini dia, 5 buku terfavorit saya di tahun ini:

    5. Angkatan 66 Prosa dan Puisi - Antologi


    review di sini

    Sesuai judulnya, buku ini memang berisi prosa dan puisi karya pengarang angkatan 66. Ada banyak sekali nama baru yang saya temukan di sini. Masing-masing punya ciri khas tersendiri dalam karyanya. Ada yang cocok dengan saya, ada juga yang tidak. Yang pasti, membaca buku ini adalah suatu pengalaman menyenangkan karena bisa sedikit lebih menyelami sastra di Indonesia.

    4. Jody dan Anak Rusa (The Yearling) - Marjorie Kinnan Rawlings


    review di sini

    Rasanya sudah berulang kali saya memuji novel ini. Bahkan saya memasukkan kover buku ini sebagai 5 kover terbaik tahun ini.

    Saya suka dengan hubungan ayah-anak keluarga Baxter ini. Saya juga suka melihat hubungan keluarga Baxter, khususnya Jody, dengan si anak rusa. Akhir ceritanya itu... sangat berkesan.

    3. The Age of Miracles - Karen Thompson Walker

    review di sini

    Awalnya sih saya tidak punya ekspektasi apa-apa pada buku ini. Soalnya ini adalah novel debut penulisnya dan saya belum pernah membaca tulisan Karen Thompson Walker yang lainnya. Eh, ternyata buku ini "nonjok" banget buat saya.

    Saya suka atmosfer ceritanya, suka dengan plotnya, juga suka pada tokoh-tokohnya. Buku ini sukses bikin saya begadang karena penasaran dengan ceritanya.

     2. The Casual Vacancy - J.K. Rowling

    review di sini

    All hail Queen Rowling. Buku ini juga termasuk buku yang sukses membuat saya begadang. Saya bahkan lupa makan dan malas keluar untuk ketemu orang gara-gara buku ini.

    Ceritanya apik. Tokoh-tokohnya menarik. Salah satu tokohnya bahkan masuk di "Top Five Book Girl Friends" saya tahun ini. 

    1. Hujan Bulan Juni - Sapardi Djoko Damono

    review di sini

    Ini dia juara saya untuk tahun ini. Kumpulan puisi Sapardi Djoko Damono dalam buku "Hujan Bulan Juni". Puisi-puisi di dalamnya bagus-bagus. Bahasanya mudah dipahami dan sangat indah. Saya sampai baca buku ini berulang-ulang :D

    Biar saya copas-kan puisi yang menjadi judul buku ini sebagai penutup Book Kaleidoscope 2013.

    HUJAN BULAN JUNI

    tak ada yang lebih tabah 
    dari hujan bulan juni
    dirahasiakannya rintik rindunya
    kepada pohon berbunga itu

    tak ada yang lebih bijak
    dari hujan bulan juni
    dihapusnya jejak-jejak kakinya
    yang ragu-ragu di jalan itu

    tak ada yang lebih arif 
    dari hujan bulan juni
    dibiarkannya yang tak terucapkan 
    diserap akar pohon bunga itu

    1989 

  2. Selamat bertemu di hari keempat Book Kaleidoscope 2013. Gak disangka tahun 2013 tinggal 2 hari lagi :|

    Untuk hari ini, temanya adalah top 5 pilihan sendiri dan saya memilih tema "disappointing books". Buku-buku ini adalah bacaan yang sukses bikin saya kecewa. Biasa, ekspektasi tinggi, tapi ternyata saya tidak bisa menikmatinya sesuai harapan saya.



    Well, here we go.

    5. Sisi Lain Diriku - Sidney Sheldon

    review di sini

    Saya baca versi terjemahannya sih. Kovernya bukan yang ini, cuma di Goodreads gambarnya kekecilan, jadi saya memutuskan untuk pakai kover yang lain.

    Buku ini adalah memoarnya Sidney Sheldon, penulis thriller yang sangat terkenal. Awal bukunya sih menarik, tapi lama-lama jadi... membosankan. Ya sih, sebenarnya agak gimana gitu menyebut memoar seseorang membosankan, tapi isinya memang terkesan repetitif dan bikin gak betah baca.

    Sangat mengecewakan, apalagi saya suka pada buku-bukunya Sidney Sheldon.

    4. Hibiscus - Agnes Arina

    review di sini

    Novel detektif karya penulis Indonesia. Pas lihat di toko buku, langsung saya beli karena kelihatannya menarik. Sayangnya buku ini tidak memenuhi harapan saya. Tokoh-tokoh yang terlalu banyak dan terasa datar, tokoh utama tidak menarik, majas perbandingan yang aneh, dan kesimpulan yang kurang nendang mengantarkan buku ini ke tempat keempat.

    3. Supernova: Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh - Dee

    review di sini

    Buku yang sangat terkenal di kalangan pembaca Indonesia. Rating buku ini termasuk tinggi; 3,75 dari 6.888 rating (30 Desember 2013) dan telah dicetak ulang entah untuk ke berapa kalinya. Sayangnya saya gak suka. 

    Ceritanya aneh banget buat saya. Karakter-karakternya juga saya kurang suka. Akhirnya saya memberikan 1 bintang di Goodreads dan tempat ke-3 di daftar ini.

    2. Call Me by Your Name -  AndrĂ© Aciman

    review di sini

    Gay-lit yang sudah lama pengin saya baca karena banyak yang bilang bagus. Selain itu, buku ini sering masuk ke dalam daftar buku "must read". Tema "coming-of-age" yang buku ini angkat juga mendapat banyak pujian.

    Sayangnya saya gak suka novel ini. Memanggil nama orang yang disayangi dengan nama sendiri (yang menjadi judul buku ini) terasa aneh buat saya. Selain itu ada juga beberapa adegan, yang saya tulis di review, yang nggak banget buat saya.

    1. World War Z - Max Brooks

    review di sini

    Ini dia novel yang paling mengecewakan buat saya di tahun ini. World War Z. 

    Banyak yang memuji novel ini karena sosial science yang diangkat dan saya sependapat soal itu. Sayangnya buku ini sangat membosankan buat saya. Cara "berceritanya" yang merupakan kumpulan hasil wawancara membuat saya kurang tertarik dan akibatnya, saya jadi ogah-ogahan baca buku ini. 

  3. Hola, bertemu lagi di Book Kaleidoscope 2013. Saya kembali mengikuti acara ini setelah absen kemarin. Saya bingung kalau soal kutipan sih ^^.

    yang ingin ikut serta acara ini, bisa cek blog hostnya.


    Nah, untuk tahun ini, ini dia 5 kover favorit saya:

    5. The Yearling - Marjorie Kinnan Rawlings



    Saya suka kover ini sejak pertama kali lihat. Kesan klasiknya dapat banget dan suka dengan ekspresi matanya Flag, si anak rusa, yang terkesan nakal.

    4. The Bell Jar - Sylvia Plath


    Saya suka dengan kesan dramatis di kover ini. Nuansanya sedikit suram, yang memang sesuai dengan isi bukunya, tapi juga indah.

    3. Gold - Chris Cleave


    Saya beli buku ini karena kovernya cantik ^^. Saya suka warna emas langitnya dan siluet dua orang dan tanahnya. Selain itu, kovernya juga cukup menggambarkan isi bukunya yang bercerita tentang dua wanita atlit balap sepeda (salah satunya sudah punya anak). Selain itu, dengan arah cahaya yang tepat, akan ada kesan mengilap yang keluar dari huruf 'o' di kata 'gold' yang membuatnya terkesan seperti matahari. 

    2. Redfang - Fachrul R.U.N.

     

    Saya suka dengan ide kovernya yang bisa dibolak-balik, juga huruf 'K' di sudut-sudutnya. Hurufnya mengingatkan pada kartu 'King', atau raja, yang memang menjadi inti cerita di sini. Cerita tentang kakak-beradik yang memperebutkan takhta raja. Atau sebenarnya itu inisial panggilan si pengarang, yang dikenal dengan panggilan 'King'? ^^

    1. Titik Nol - Agustinus Wibowo


    Ada perasaan lapang saat melihat kover ini. Warna biru langit yang luas dan gambar seorang anak yang sedang melompat sangat menarik perhatian buat saya. Gambar pohon dan anak berbaju cokelat di pohon juga sangat apik. Buku yang bagus dengan kover yang bagus, yang akhirnya menjadi jawara saya untuk tahun ini.

  4. It's that time of the year again! Tidak terasa sudah tiba di ujung tahun. Tahun ini, kembali Mbak Fanda dari Fanda Classiclit mengadakan "Book Kaleidoscope". Sama seperti tahun lalu, tema hari pertama adalah "Top 5 Book Boy/Girl Friends". Di sini saya artikan sebagai tokoh cewek yang saya suka aja yah. Bukan yang saya minati untuk jadi pacar ^^

    Untuk info lebih lanjut soal Book Kaleidoscope, kunjungi blog hostnya.

    Mari kita mulai.

    5. Maharani ("Sang Maharani" - Agnes Jessica)

    Di novelnya, Maharani adalah seorang gadis keturunan Belanda yang hidup di Indonesia pada masa penjajahan. Yah, zaman namanya masih Hindia-Belanda lah. Sebagai keturunan orang Belanda, hidupnya enak dan berkecukupan, tapi semuanya berubah dengan masuknya Jepang ke Hindia-Belanda. Kehidupannya hancur. Dia terpisah dari adik angkat yang dia sayangi dan bahkan dia dijadikan seorang Jugun Ianfu, semacam pelacur, oleh tentara Jepang.

    Alih-alih patah semangat, Maharani justru berjuang untuk membuat keadaannya lebih baik. Sifat gigih dan pantang menyerahnya membawa Maharani ke nomor 5 di daftar kali ini.

    4. Sarah ("Let Go" - Windhy Puspitadewi)

    Sarah dalam novel "Let Go" adalah seorang gadis SMA yang penakut dan tidak bisa bilang tidak. Hal ini membuatnya sering dimanfaatkan oleh orang lain. Perkembangan Sarah di novel ini menjadi seorang gadis yang kuat dan lebih berani membawanya ke nomor 4.

    3. Krystal Weedon ("The Casual Vacancy" - J.K. Rowling)

    Di antara begitu banyak karakter gelap yang begitu mudah untuk tidak disukai, Krystal adalah karakter yang dengan mdah merebut perhatian. Memang dia bukan tokoh dengan moral seperti Harry Potter, tapi ada kualitasnya tersendiri yang mampu membuat saya suka padanya. Saya juga kaget dan sedih dengan ending yang dipilihkan Rowling untuk Krystal. 

    Hal inilah yang membawa the promiscious, potty-mouth Krystal, ke tempat ketiga.

    2. Ada Wong ("Resident Evil: City of the Dead - S.D. Perry)

    Si mata-mata seksi dengan suara yang aduhai (di film dan gamenya). Sebagai seorang wanita yang terjebak di kota penuh zombie, Ada menunjukkan kepiawaian fisik dan kemampuan menembaknya yang mengagumkan. Hanya saja hubungan romansanya dengan Leon, si polisi rookie yang terjebak di Racoon City bersama Ada, yang membawanya ke tempat nomor 2 ini.

    Ada Wong, versi game. Sumber: Resident Evil Wikia

    1. Claire Redfield ("Resident Evil: City of the Dead" - S.D. Perry)

    Berbeda dengan Ada yang memang seorang mata-mata terlatih, Claire adalah seorang warga sipil biasa yang terjebak di kota yang sama dengan Ada. Perjuangannya untuk tetap hidup dari serangan zombie sambil mencari kakaknya yang hilang dan melindungi seorang gadis kecil yang dia temukan, menempatkannya di posisi teratas di hari pertama Book Kaleidoscope 2013.

    Claire Redfield. Sumber: Wikipedia