Rss Feed
    Showing posts with label Zachira Indah. Show all posts
    Showing posts with label Zachira Indah. Show all posts
  1. Valentine Giveaway

    Wednesday, February 15, 2017

    Hi, semua. Saat ini saya sedang mengadakan giveaway di Instagram. Hadiahnya adalah novel Typo karya Christian Simamora dan Beat of the Second Chance karya Zachira Indah. Cara ikut GA ini bisa dicek di posting Instagram saya :D.

    Hai, semua. Hari ini saya mengadakan #ValentineGABA alias Valentine giveaway Biondy Alfian 😂😂😂. Kita break dululah dari banyaknya sebaran kebencian dan perpecahan belakangan ini. Sebagai gantinya, kita sebar-sebar buku saja 😂. Hadiahnya adalah kedua buku di gambar ini. Syarat GA: 1. Harus berusia 18 tahun ke atas. Bukunya memang untuk pembaca dewasa soalnya. 2. Alamat pengiriman di Indonesia. 3. Follow akun @biondyalfian. 4. Repost GA ini, lalu sertakan kutipan cinta favoritmu. Jangan lupa untuk menyertakan #ValentineGABA di post tersebut. 5. GA berlangsung dari 14-21 Februari 2017. 6. Pemenang diumumukan tanggal 22 Februari 2017. . Selamat mengikuti GA ini. Semoga beruntung 😆. . . . #book #reading #buku #membaca #giveaway #bookgiveaway #giveawaybuku #bookslover #bookholic #bookdaily #bibliophile
    A post shared by @biondyalfian on



  2. Beat of The Second ChanceBeat of The Second Chance by Zachira Indah
    My rating: 3 of 5 stars

    Judul: Beat of the Second Chance
    Penulis: Zachira Indah
    Penerbit: Penerbit Grasindo
    Halaman: 256 halaman
    Terbitan: September 2016

    Galang, mantan drummer Three Notes sebuah band terkenal terpaksa berhenti dari dunia musik karena kehilangan satu kakinya dalam kecelakaan. Dunianya kini adalah pertaruhan untuk survive dalam hidup dan pekerjaan yang tidak mengizinkannya, memiliki kesempatan karena statusnya kini adalah 'orang cacat'.

    Di satu sisi, Nessa dokter muda yang di ambang kesuksesan karena mewarisi rumah sakit keluarga di Melbourne mulai ragu dengan keputusannya. Pertemuannya dengan Galang membangkitkan mimpi lama tentang menjadi drummer saat dirinya masih mengidolakan laki-laki itu.

    Dulu, mereka tidak percaya lagi pada mimpi.
    Dulu mereka menyerah dengan keadaan.
    Tapi sebuah pertemuan memercikkan harapan keduanya untuk membalikkan keadaan.
    Yang mereka butuhkan hanya kesempatan.
    Sebuah kesempatan kedua.



    Review
      
    Nessa enggan untuk melanjutkan kuliahnya di Melbourne. Walau dia sudah dipaksa dan diancam oleh orang tuanya, Nessa tetap saja tidak mau pindah ke sana. Pertemuan tidak sengajanya dengan Galang, mantan drummer dari salah satu band kesukaannya, Three Notes, memberi Nessa sebuah kesempatan besar. Nessa akan meminta Galang untuk menjadi gurunya dan membantunya menggapai cita-cita lamanya, menjadi seorang drumer. Hal ini ditentang oleh ayahnya yang tahu kalau putrinya punya kebiasaan bosan setelah tiga bulan menekuni sesuatu, tapi kali ini Nessa memutuskan untuk serius menekuni drum.

    Sebuah kecelakaan membuat nasib Galang berbalik 180 derajat. Dari seorang drummer di band indie yang mulai naik daun, menjadi seorang pengangguran tanpa rencana hidup yang jelas. Pertemuannya dengan Nessa menawarkan kesempatan untuk memperoleh uang dan menempuh rehabilitasi dengan cuma-cuma. Meski awalnya enggan, melihat kesungguhan (dan ancaman) gadis itu, Galang setuju untuk menjadi mentor Nessa.

    "Kalau begitu buat apa kamu belajar memainkan drum?"

    "[...]. Aku memutuskan belajar drum karena ingin jadi sepertimu, berharap kita bakal ketemu lagi saat aku sudah cukup mahir untuk membuatmu menyadari baha kamu berhasil mengubah hidupku."

    "Fantastis. Sebuah niat yang fantastis. Seorang calon dokter ingin menjadi sepertiku. Sebaiknya kamu memeriksakan matamu karena seingatku tak ada orang yang ingin berakhir sepertiku." (hal. 62)