Rss Feed
    Showing posts with label Berita Olahraga. Show all posts
    Showing posts with label Berita Olahraga. Show all posts
  1. Berita menggembirakan datang dari pasangan ganda campuran bulu tangkis Indonesia, Tontowi Ahmad dan Lilyana Natsir. Setelah penantian yang panjang selama 33 tahun, Tontowi-Lilyana akhirnya berhasil membawa pulang gelar ganda campuran All England bagi Indonesia.

    Suasana All England (Sumber: Greysia Polii, @GreysPolii)
    Tontowi-Lilyana harus melewati 5 pertarungan keras sebelum berhasil mengharumkan nama Indonesia di salah satu kejuaraan badminton tertua itu. Mereka mengalahkan pasangan Malaysia, Jian Guo Ong-Yin Loo Lim dengan 18-21 21-8 21-19 di babak pertama. Di babak kedua, mereka berhasil menekuk pasangan Hanbin He-Bao Yixin asal Cina dengan skor 21-11 21-18. Pasangan unggulan ke-4 ini harus berduel 3 babak dengan pasangan tuan rumah, Nathan Robertson-Jenny Wallwork sebelum akhirnya menang 21-19 14-21 21-6. Di semi-final, pasangan Indonesia ini kembali berhadapan dengan pasangan Malaysia. Kali ini mereka berhadapan dengan Peng Soon Chan-Liu Ying Goh dan menang 2 set langsung 27-25 21-16. Di final mereka berhadapan dengan pasangan Denmark, Thomas Laybourn-Kamilla Rytter Juhl, dan berhasil membawakan permainan yang solid. Pasangan Merah-Putih ini berhasil menunaikan misi mereka dalam 43 menit dengan skor 21-17 21-19.


    Press conference: "We won it for Indonesia - after 33 years!"(sumber: BWF, @bwfmedia)
    Kemenangan ini merupakan kemenangan pertama Indonesia dalam 9 tahun di ajang All England. Terakhir kali kemenangan Indonesia merupakan buah kerja keras pasangan ganda putra Sigit Budiarto-Candra Wijaya pada 2003. Sementara kemenangan di ganda campuran terakhir dibukukan pada 1979 oleh pasangan Christian Hadinata-Imelda Wiguna.

  2. Anneke-Nitya Rebut Emas Ganda Putri

    Saturday, November 19, 2011

    Pasangan ganda putri Anneke Feinya Agustine dan Nitya Krishinda M tentulah boleh berbangga hati karena telah berhasil menyelesaikan tugas mereka di sektor ganda putri dengan gemilang. Pasangan Anneke-Nitya berhasil mengalahkan ganda putri Indonesia lainnya, Nadya Melati dan Vita Marissa.

    Anneke-Nitya sumbangkan 1 emas bagi Indonesia

    Anneke-Nitya berhasil unggul 2 set langsung dengan perolehan skor 21-19 21-17 dan mempersembahkan emas pertama mereka di ajang SEA Games bagi Indonesia.

    Walau kalah, Vita-Nadya tetap boleh bangga karena elah menambah 1 medali perak bagi Merah Putih




  3. Kembali dunia bulu tangkis tanah air diramaikan oleh turnamen tahunan Indonesia Open Superseries. Turnamen yang baru-baru ini menaikkan total uang hadiahnya nebjadi $600,000 ini menjadi turnamen nomor dua paling bergengsi di dunia.

    Sejauh ini banyak kejutan yang terjadi di lapangan memasuki babak 8 besar.

    Di tunggal putra, Taufik Hidayat menjadi satu-satunya harapan Indonesia setelah wakil-wakil lainnya (Tommy Sugiarto, Dionysius Hayom Rumbaka, Simon Santoso, dan Alamsyah Yunus) semuanya tumbang di babak pertama. Di babak 8 besar nanti, Taufik akan bertemu pemenang antara pertandingan Peter Hoeg Gade dan Wan Ho Shon.


    Taufik Hidayat

    Krisis yang sama terjadi di tunggal putri. Adriyanti Firdasari menjadi satu-satunya wakil Indonesia di perempat final setelah Maria Febe kalah dari Ayane Kurihara dan pemain kualifikasi, Fransiska Ratnasari kalah dari pemain Thailand, Inthanon Ratchanok. Firda akan bertemu pemenang pertandingan antara Inthanon dan Yanjiao Jiang asal Cina.


    Adriyanti Firdasari

    Di ganda putra, kondisinya jauh lebih baik. Ada 3 pasangan Indonesia yang masih bertahan sejauh ini. Salah satunya adalah Markis Kido dan Hendra Setiawan. Pasangan pemenang emas olimpiade ini berhasil maju ke babak ke-2 setelah menang dari adam Cwalina dan Michael Logosz. Di babak kedua mereka akan bertemu dengan pasangan Jepang Yoshiteru Hirobe dan Kenta Kazuno.

    Sementara itu 2 pasangan lainnya adalah Mohammad Ahsan-Bona Septano yang sudah berhasil maju ke babak8 besar setelah menang 21-19 16-21 21-12 dari unggulan 6 asal Taiwan, Chieh Min Fang-Sheng Mu Lee. Pasangan yang terakhir adalah pasangan kualifikasi Angga Pratama-Ryan Agung Saputra yang berhasil mengikuti jejak Ahsan-Septano setelah secara mengejutkan menyingkirkan unggulan 2 asal Korea Selatan, Jae Sung Jung-Yong Dae Lee dengan 21-17 21-17.


    Mohammad Ahsan-Bona Septano

    Di ganda putri, 4 pasangan sukses melalui babak pertama. Ririn Amelia-Melati Daeva Oktaviani berhasil menyingkirkan pasangan Amerika Iris Wang-Rena Wang lewat 3 set 14-21 21-11 21-15. Anneke Feinya Agustin-Nitya Krishinda Maheswari berhasil menang mudah dari pasangan Cina Taipei,Pei Chen Hsieh-Pei Rong Wang dengan 21-4 21-14. Pasangan ketiga yang berhasil lolos adalah unggulan ke-6 Meiliana Jauhari-Greysia Polii yang berhasil menggulung pasangan Cina, Jin Ma-Pan Pan dengan 21-15 23-21. Pasangan terakhir yang lolos ke babak ke-2 adalah Vita Marissa-Nadya Melati yang mengungguli pasangan Jerman, Sandra Marinello-Birgit Michels 21-19 21-19.



    Greysia Polii

    Tersisa 2 p[asangan Merah-Putih di divisi ganda campuran. Fran Kurniawan Teng-Pia Zebadiah berhasil memperoleh tiket ke babak 8 besar setelah menang 3 set dari rekan senegara, Muhammad Rijal-Debby Susanto 21-14 19-21 21-15. Unggulan ke-4, Tontowi Ahmad-Lilyana Natsir berhasil maju ke babak 8 besar setelah menang mudah 21-8 21-12 atas pasangan Jepang, Shoji Sato-Shizuka Matsuo.


    Tontowi Ahmad-Lilyana Natsir

    Mari kita beri semangat dan doa agar tim Indonesia berhasil menjadi juara di negeri sendiri :)

  4. Indonesia Melaju Ke Semi-Final

    Saturday, May 28, 2011

    Sekali lag para pendukung tim Indonesia dapat menarik nafas lega setelah pasukan Merah Putih melalui perjuangan yang berat menghadapi Jepang di babak 8 besar. Tim Matahari Terbit itu berhasil mendesak tim Indonesia, tetapi akhirnya Indonesialah yang keluar sebagai pemenang dengan skor kritis 3-2.

    Di game pertama, pasangan ganda putra Alvent Yulianto Chandra-Mohammad Ahsan berhasil memetik kemenangan dari pasangan Jepang Noriyasu Hirata-Hirokatsu Hashimoto, Di set pertama, kedudukan sempat seimbang 6-6, tetapi Alvent-Ahsan berhasil mengambil inisiatif dari sana dan menyelesaikan set pertama dengan 21-17. Keadaan tidak membaik bagi pasangan Jepang, di set ke-2 posisi hanya sempat sekali imbang pada 9-9, tetapi pasangan putra Indonesia berhasil menjaga perolehan angkanya dan selalu memimpin sampai akhir pertandingan dan menang 21-16.


    Alvent Yulianto (kiri) dan Mohammad Ahsan (kanan)

    Di game kedua, Adriyanti Firdasari bertemu dengan Eriko Hirose (peringkat 16 BWF). Sebeumnya kedua pemain ini telah bertemu sebanyak 3 kali dan Eriko memimpn poin head-to-head dengan 2-1. Set pertama berlangsung ketat dengan kedua pemain saling mengejar poin. Firda sempat memimpin dengan 19-16, tetapi Eriko berhasil mengejar dan menyelesaikan set pertama dengan 21-19. Di set ke-2, permainan kembali berlangsung ketat dan posisi sempat imbang 12-12. Firda berhasil bermain baik dari sana dan menutup set ke-2 dengan 21-16 dan membawa game menuju rubber set. Di set terakhir Eriko Hirose tampil cemerlang dan berhasil meninggalkan Firda dengan 9-3. Dari sana tunggal putri Jepang ini menjaga posisinya dan berhasil unggul 21-14 dan membawa Jepang kembali imbang dengan Indonesia.


    Adriyanti Firdasari

    Di game ke-3, peringkat 12 BWF, Simon Santoso, bertemu dengan peringkat 25 BWF, Kenichi Tago. Menghadapi Kenichi yang sebelumnya telah dia kalahkan 2 kali, Simon justru kewalahan dan tidak dapat memperlihatkan permainan terbaiknya. Kenichi berhasil mendikte permainan Simon pada kedua set dan menang mudah 21-15 21-9.


    Simon Santoso

    Mengenai kemenangan ini, Kenichi Tago memiliki motivasinya sendiri. "Saya begitu bersemangat untuk menyumbangkan angka bagi negara saya karena kami (Jepang) belum pernah mencapai semi-final. Saya bertarung keras untuk memperoleh poin." ungkapnya.

    Di game ke-4, Jepang mengejutkan banyak pihak dengan tidak menurunkan ganda putri utamanya Miyuki Maeda-Satoko Suetsuna, melainkan ganda putri ke-2 mereka, Mami Naito-Shizuka Matsuo. Sementara itu Indonesia masih tetap menurunkan ganda putri utamanya, Greysia Polii-Meiliana Jauhari. Di set pertama Greysia-Meiliana sempat tertinggal 8-13 dari lawannya, tetapi berhasil memperkecil jarak menjadi 12-14. Greysia-Meiliana akhirnya berhasil unggul 16-14 dan menutup set 1 dengan 21-17. Di set ke-2, ganda putri Indonesia ini berhasil membuka pertandingan dengan 6-0 dan tidak membiarkan Mami-Shizuka mengejar mereka dan mengakhiri permainan dengan 21-16.


    Greysia Polii (kiri) dan Meiliana Jauhari (kanan)

    Di game penentuan, peringkat 11 BWF, Frans Kurniawan Teng-Pia Zebadiah Bernadet bertemu dengan peringkat 16 BWF, Shintaro Ikeda-Reiko Shiota. Set pertama berlangsung menegangkan, Frans-Pia sempat unggul 14-12, tetapi berhasil dikejar hingga 14-15 oleh pasangan Jepang. Susul menyusul angka tidak terelakkan dan beberapa kali keunggulan berpindah-pindah antara Jepang dan Indonesia, tetapi pada akhirnya Frans dan Pia berhasil menutup set pertama dengan 21-19. Set ke-2 berlangsung tidak kalah kerasnya dari set pertama. Pasangan Jepang sempat meninggalkan pasangan Indonesia 13-9, tetapi perolehan 5 angka berturut-turut berhasil membalikkan keadaan bagi tim Indonesia. Permainan selanjutnya berlangsung ketat, tetapi akhirnya dimenangkan oleh pasangan Jepang dengan skor 25-23. Set ke-3 menjadi seperti anti klimaks dari 2 set sebelumnya yang berlangsung begitu ketat. Pasangan Indonesia berhasil meninggalkan pasangan Jepang 10-4 di pembukaan dan berhasil unggul sepanjang permainan hingga game ditutup dengan 21-4 bagi pasangan Indonesia.


    Frans Kurniawan Teng (kanan) dan Pia Zebadiah (kiri)

    Dengan tumbangnya Jepang, tim Indonesia berhasil melaju ke semi-final dan akan berhadapan dengan satu-satunya tim non Asia di babak 8 besar, Denmark. Denmark sendiri bukanlah lawan yang mudah. Peringkat pemainnya rata-rata berada di atas pemain Indonesia. Peter Gade berada di peringkat 5, Tine Baun (alias Tine Rasmunsen) berada di peringkat 8, Mathias Boe-Carsten Mogensen berada di peringkat 1 ganda putra, Joachim Fischer Nielsen-Christinna Pedersen berada di peringkat 3 ganda campuran. Babak semi-final ini akan menjadi ujian berat bagi tim Indonesia. Mari kita mendoakan kemenangan bagi tim Merah Putih. Yeah.. Semangat XD

  5. Indonesia Tundukkan Malaysia 3-2

    Wednesday, May 25, 2011

    Sudirman Cup is back! Kali ini 33 negara bertarung untuk memperebutkan piala 2 tahunan ini.


    Logo Sudirman Cup

    Kali ini, Indonesia berada di grup 1B bersama Rusia dan Malaysia. Di hari pertama (22 Mei), Indonesia berhasil menundukkan Rusia dengan skor 4-1. Kemudian Malaysia juga berhasil mengikuti Indonesia dengan menundukkan tim yang sama dengan skor 4-1. Hasil ini membawa pertarungan penentuan antara Indonesia dan Malaysia untuk menentukan jawara grup 1B.

    Pertandingan pertama pada 25 Mei adalah duel antara ganda putra Indonesia dan Malaysia. Peringkat 10 dunia Alvent Yulianto Chandra-Mohammad Ahsan mengalami kesulitan ketika berhadapan dengan peringkat 3 dunia Kien Keat Koo-Boon Heong Tan. Di babak pertama perolehan poin sempat berlangsung ketat sampai 7-7, tetapi pasangan Kien-Boon berhasil mengambil alih permainan dari sana dan berhasil menang 21-15 di babak pertama. Di babak kedua, permainan ganda Indonesia belum berhasil berkembang dan mereka kembali harus menelan pahitnya kekalahan 17-21. Malaysia unggul 1-0 dari Indonesia.


    Alvent Yulianto Chandra-Mohammad Ahsan

    Pertandingan kedua mempertemukan peringkat 33 dunia asal Indonesia, Adriyanti Firdasari, dengan Lydia Li Ya Cheah asal Malaysia yang bertengger di peringkat 149 dunia. Firdasari menunjukkan alasan besarnya perbedaan peringkat di antara mereka dan menang mudah 21-8 21-12 dan membawa Indonesia kembali seimbang dengan Malaysia.

    Di pertandingan ketiga, Dionysius Hayom Rumbaka, pemain peringkat 21 asal Indonesia, bertemu dengan lawan tangguh yang bertengger di puncak klasmen tunggal putra, Lee Chong Wei. Chong Wei menunjukkan senioritasnya atas Hayom dan berhasil menang 21-8 21-8. Malaysia memimpin sementara dengan skor 2-1.

    Dalam poin yang kritis, beban berat jatuh ke pundak ganda putri terkuat Indonesia saat ini, Greysia Polii-Meiliana Jauhari. Peringkat 5 dunia ini bertemu dengan pasangan Peng Soon Chan-Liu Ying Goh yang berada pada peringkat 46 saat ini. Bermain hati-hati di babak pertama, Greysia dan Meiliana mengalami serangan beruntun dan menghadapi permainan yang sulit dari pasangan putri Malaysia. Tetapi Greysia-Meiliana menunjukkan kematangannya dan berhasil menang 22-20 di set pertama. Di set kedua, pasangan Indonesia bermain lebih lepas dan berhasil menang mudah 21-14 dan membawa Indonesia kembali imbang dengan Malaysia.

    Di partai penentuan, peringkat 11 dunia asal Indonesia, Fran Kurniawan Teng-Pia Zebadiah bertemu dengan peringkat 17 dunia, Peng Soon Chan-Liu Ying Goh. Di atas kertas pasangan Indonesia memang lebih unggul, baik secara ranking maupun nilai head-tio-head di mana Fran-Pia unggul 5-1 atas pasangan negara tetangga. Tetapi dengan kondisi kritis 2-2, siapa saja bisa merasa tertekan dan mempengaruhi permainan. Kali ini, pasangan Malaysia lah yang menghadapi masalah itu. Fran-Pia bermain apik di set pertama dan berhasil unggul 6-2 di pembukaan. Dari sana, pasangan Indonesia ini tidak membiarkan poin mereka tersusul dan menutup set pertama dengan 21-18. Di set kedua, permainan menjadi jauh lebih ketat daripada set pertama dan saling susul poin tidak terelakkan lagi. Ketatnya perolehan angka mencapai klimaksnya pada poin 14-14. Dari sana pasangan Indonesia mengambil inisiatif dan berhasil meambah 7 angka, sedangkan pasangan Malaysia hanya menambah 1 poin. Dengan kemenangan 21-18 21-15 ini, Indonesia berhasil menang 3-2 dari Malaysia.

    Semoga tim Indonesia dapat bertarung dengan lebih baik lagi di partai-partai selanjutnya dan dapat membawa pulang piala yang terakhir berada di Indonesia pada tahun 1989.

  6. Chris John Pertahankan Gelar

    Sunday, December 5, 2010

    Chris John berhasil mempertahankan gelar kelas bulu WBA. Chris menang mudah dari Fernando Saucedo dari Argentina, dalam duel di Stadion Tenis Tertutup Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Ahad pada 5 Desember 2010.


    Chris John

    Chris gagal membuktikan sesumbarnya bahwa dia akan meng-KO Fernando sebelum babak ke-10. Chris John sebenarnya telah berusaha untuk terus menyerang lawan sejak ronde pertama, sayang hingga ronde 12 berakhir, dia tidak berhasil menumbangkan lawannya dan harus puas menang angka.

    Ini merupakan pertandingan ke-13 Chris John, untuk mempertahankan gelar Super Champions-nya tersebut. Dia pun terus menjaga rekor bertinjunya. Petinju berjuluk 'the Dragons' ini tidak terkalahkan, dan meraih 44 kemenangan (22 kali dengan KO), dan 2 kali seri. Sedangkan rekor Saucedo kini menjadi 38 kali menang (1 kali dengan KO), 5 kali kalah, dan 3 kali seri.

  7. Berita menggembirakan datang dari petinju Indonesia, Daud Jordan. Daud tidak perlu mengeluarkan banyak keringat ketika berhadapan dengan Damian David Marchiano pada duel perebutan sabuk juara WBO Asia Pasifik Adinterim, Ahad.


    Daud Jordan

    Bertanding di Tenis Indoor Senayan, Daud berhasil meng K.O lawannya hanya dalam 19 detik!

    Menurut Daud, hasil yang diraihnya malam ini tidak lepas dari persiapan selama 2,5 bulan bersama sang pelatih yang juga kakaknya, Damianus Yordan. "Itu hasil latihan dan saya kembangkan di atas ring. Hasil ini sangat maksimal" kata dia.

  8. Emas Pertama Indonesia

    Thursday, November 18, 2010

    Guangzhou (ANTARA) - Emas pertama Indonesia dari cabang perahu naga 1.000 meter diharapkan mendongkrak spirit dan percaya diri atlet Kontingen Indonesia pada ajang Asian Games XVI/ 2010, kata Ketua UMUM KONI/KOI Rita Subowo di Guagzhou, Kamis.


    Perahu Naga

    "Medali emas pertama diharapkan memotivasi atlet cabang lainnya untuk tampil maksimal meraih medali, baik emas, perak maupun perunggu. Diharapkan mendongkrak spirit bertanding mereka," kata Rita Subowo.

    Ia menyebutkan, perjuangan Indonesia masih panjang di ajang Asian Games XVI dan masih cukup banyak cabang-cabang olahraga yang bisa mendulang medali.

    Saat ini kata Rita, masih dalam setengah perjalanan, dan cabang perahu naga masih bisa menambah perolehan medali pada final yang akan berlangsung Jumat dan Sabtu mendatang.

    "Perahu naga masih punya kans besar menambah medali. Cabang lain juga masih akan menjalani pertandingan seperti karate, bulutanggkis, termasuk Trianingsih di atletik," kata Rita.

    Pada kesempatan itu, Ketua Umum KONI/KOI itu meminta agar atlet, pelatih dan official untuk menjaga spirit bertanding dan berjuang maksimal dengan kemampuan terbaik.

    "Jangan putus asa karena kesempatan masih cukup terbuka. Selama berjuang keras peluang untuk meraih medali emas masih ada. Kita masih di pertengahan perjalanan di Asian Games ini," katanya.

    Ia mengapresiasi atlet dan cabang olahraga yang telah menyumbangkan medali emas dan seluruh atlet anggota Kontingen Indonesia yang telah berjuang maksimal.

    Terkait medali emas dari cabang perahu naga, yang merupakan penyelenggaraan pertama di ajang Asian Games, Rita Subowo memberi apresiasi khusus. Ia mengaku raihan emas perahu naga bukan sebuah kejutan karena dari catatan selama ini termask cabang unggulan.

    "Sukses perahu naga meraih satu emas dan satu perak bukan sebuah kejutan, karena cabang itu termasuk tujuh cabor yang diharapkan mendulang medali emas," katanya.

    Pada kesempatan itu Ketua KONI/KOI mengharapkan doa dari seluruh rakyat Indonesia untuk mendukung perjuangan atlet-atlet terbaik Indonesia di ajang Asian Games.

    Sementara itu Ketua Umum PODSI, Achmad Sutjipto optimis akan hadir medali susulan dari cabang perahu naga.

    "PODSI berani menargetkan delapan emas dari dayung, dan potensinya memang cukup besar, terutama di perahu naga dimana Indonesia punya sejarah prestasi sebagai Juara Dunia 2010," kata Achmad Sutjipto

  9. Tim Putra Melaju Ke Semi-Final

    Sunday, November 14, 2010

    Tim Putra Melaju Ke Semi-Final

    Regu putra bulutangkis Indonesia melangkah semakin dekat ke arah emas setelah berhasil mengalahkan tim putra Taiwan
    dengan skor 3-0 pada babak kedua.

    Taufik Hidayat membuka kemenangan Indonesia atas Hsieh Yu Hsing dalam permainan ketat 3 babak. Taufik menang
    dengan skor 11-21, 21-8, dan 21-12.

    Markis Kido dan Hendra Setiawan berhasil mengalahkan pasangan yang kerap mengalahkan mereka, Lee Sheng Mu/Fang Chieh Min.
    Sempat terhambat di set pertama, Markis/Hendra berhasil memperbaiki penampilan mereka di babak kedua dan berhasil menang 2 set langsung dengan 21-19 21-9.

    Simon Santoso yang baru pulih dari cedera punggung parah berhasil menutup kemenangan Indonesia atas Hsueh Hsuan Yi dengan skor 15-21, 21-15, dan 21-16.

    Tim Putra akan berhadapan dengan tim favorit sekaligus tuan rumah, Cina, di babak berikutnya.

  10. Tim putri Indonesia akhirnya berhasil maju ke babak semi-final Asian Games 2010.

    Tim yang digawangi Firdasari dkk ini awalnya sempat mengalami kesulitan ketika menghadapi tim India di babak pertama. Adriyanti Firdasari yang menjadi tunggal pertama kalah di tangan pebulutangkis wanita terbaik India saat ini, Saina Nehwal dengan skor 16-21 17-21.

    Nasib serupa dialami pasangan Meiliana Jauhari dan Greysia Polii. Ganda pertama Indonesia ini kalah 2 set langsung dari Jwala Gutta/Ashwini Machimanda dengan skor 10-21 16-21, sehingga kedudukan Indonesia tertinggal 0-2 dari India.

    Indonesia berhasil bangkit di babak ketiga ketika tunggal dua Maria Febe berhasil menaklukkan Aditi Mutatkar dengan skor 21-10 21-16. Keunggulan ini kemudian bertambah ketika pasangan Lilyana Natsir/Nitya Maheswari melumpuhkan pasangan Aparna Balan/Prajakta Sawant dengan skor 21-10 21-16.

    Tim Indonesia akhirnya berhasil melaju ke babak 2 setelah tunggal ketiga Linda Wenifanetri bermain apik dan menundukkan Arundhati Pantawane dengan skor telak 21-9 21-10.

    Di babak 2, tim Merah Putih bertemu dengan tim kuat Taiwan.

    Membalas kegagalannya ketika menghadapi tm India, Firdasari mengalahkan tunggal pertama Taiwan, Cheng Shao Chieh, dalam pertandingan 3 set yang melelahkan. Firda berhasil unggul 14-21, 21-11, 21-11 dan menyumbangkan poin pertama bagi Indonesia.

    Keberhasilan Firda disusul pasangan Meiliana dan Greysia. Mereka berhasil mengalahkan pasangan Cheng Wen Hsing/Chien Yu Chin juga lewat permainan ketat rubber set, 21-16, 16-21, 21-12.

    Maria Febe menutup kemenangan manis Indonesia dengan mengalahkan Chen Hsiao Huan dengan 21-19 21-10.

    Tim putri akan ditantang oleh tim Thailand di babak semi-final.

  11. Firdasari Tunggal Pertama Lawan India

    Friday, November 12, 2010

    Guangzhou (ANTARA) - Adriyanti Firdasari dipastikan menjadi tunggal pertama pada pertandingan melawan tim putri India pada partai perdana Asian Games XVI/2010 Guangzhou, China, Sabtu (13/11).


    Adriyanti Firdasari

    "Firdasari akan menjadi tunggal pertama, diharapkan ia memotivasi pemain lainnya yang turun di partai berikutnya," kata Manajer Tim Bulutangkis Indonesia, Yacob Rusdianto di sela-sela latihan tim Indonesia di Tianhe Sports Center Guangzhou, China, Jumat.

    Pertandingan tim putri antara tim Indonesia melawan India akan berlangsung Sabtu (13/11) waktu setempat sebagai partai pembuka.

    Sedangkan Maria Febe dan Linda Wenifanetri akan menjadi tunggal kedua dan ketiga pada partai perdana itu. Sementara itu untuk nomor ganda, tim "Merah Putih" akan menurunkan pasangan Greysia Polli/ Meliani Jauhari sebagai ganda pertama dan Liliana Natsir/ Nitya Krishinda Maheswari sebagai ganda kedua.

    Pemilihan formasi partai beregu tim Indonesia itu, kata Yacob, berdasarkan hasil latihan terakhir yang berlangsung Jumat siang.

    Terkait kans melawan India, kata Yacob timnya cukup optimis. Meski demikian ia menyebutkan beberapa pemain putri India yang harus diwaspadai.

    "Motivasi pemain cukup bagus. Di lain pihak Tianhe Stadium bukan tempat baru bagi pemain. Namun demikian India tetap harus diwaspadai, termasuk salah satunya pemain kidal," katanya.

    Bila mampu mengatasi India, putri Indonesia akan menghadapi dengan China Taipei yang mendapat "bye" pada babak pertama.

    Sementara itu, susunan tim putra Indonesia akan ditetapkan Jumat malam. Taufik Hidayat dkk mendapat "bye" pada babak pertama dan akan berhadapan dengan pemenang antara putra India melawan China Taipei.

  12. Bagi Ana Ivanovic, ulang tahunnya yang ke-23 (yang jatuh pada Sabtu 6 November) mungkin adalah ulang tahun paling spesial dalam hidupnya. Pasalnya petenis cantik asal Serbia ini berhasil menjadi juara pada Commonwealth Bank Tournament of Champions (CBTC) 2010.


    Ana Ivanovic

    “Ini sangat menakjubkan, Saya senang sekali,” ujar Ivanovic. Pertandingan berjalan dengan sangat bagus dan dirinya beserta Kleybanova memberikan permainan terbaik sejak set awal hingga akhir. Kemenangan ini menjadi lebih menyenangkan bagi Ivanovic sebagai kado ulang tahun ke-23 sehari sebelumnya. Kemenangan ini pula melipur lara keterpurukan prestasi pada musim kompetisi 2010.

    Ivanovic berhasil memenangi partai puncak 2 set langsung dengan skor 6-2 7-6(5)

    Sementara itu dari pertandingan 3-4, Kimiko Date Krumm mencatat kemenangan atas Daniela Hantuchova 7-5 7-5 dan memperoleh tempat ke-3 di turnamen ini.


    Kimiko Date-Krumm

  13. Petenis asal Rusia, Alisa Kleybanova, berhasil mengungguli petenis wild card, Daniela Hantuchova di babak semi-final Commonwealth Bank Tournament of Champions (CBTC) 2010.


    Alisa Kleybanova

    Kleybanova tampil dominan sejak awal pertandingan. Dua kali Kleybanova mematahkan servis lawannya hingga menuai skor 2-0. Setelah itu, Hantuchova meraih tiga game point. Satu lagi pematahan servis dari Kleybanova terjadi di skor 5-1.

    Hantuchova mengaku tenaganya terkuras untuk menghadapi Kleybanova yang punya performa tangguh.

    "Dia tidak memberikan saya banyak kesempatan dan bermain lebih agresif,” kata Hantuchova. “Saya merasa sudah melakukan awalan yang bagus dan bergerak dengan baik. Dan setelah itu, dia mulai menekan dan sulit untuk mengembangkan permainan,” imbuhnya.

    Pertandingan berakhir dengan kemenangan telak Kleybanova, 6-3 6-1.

  14. Petenis asal Serbia, Ana Ivanovic, berhasil melaju ke putaran final Commonwealth Bank Tournament of Champions (CBTC) 2010 setelah mengalahkan petenis veteran asal Jepang, Kimiko Date-Krumm.


    Ana Ivanovic

    Pertandingan antara Ivanovic dan Date-Krumm sendiri berjalan amat seru dengan perolehan poin yang saling kejar-kejaran. Din set pertama penampilan Ivanovic tidak terlalu baik sehingga sempat kesulitan mengumpulkan angka di awal pertandingan. Date-Krumm memimpin di set pertama hingga 5-3, tetapi Ivanovic berhasil mengambil kesempatan untuk mencatat keunggulan empat game berikut

    Di set kedua penampilan Ivanovic masih belum pulih betul. Di set kedua, justru Ivanovic tertekan dan dua kali mematahkan servis lawannya. Tetapi setelah itu, justru Ivanovic tak mampu mempertahankan posisi terbaiknya. Dia pun gagal memanfaatkan keuntungan saat deuce hingga terjadi tiebreak. Performa Date Krumm masih maksimal hingga mengakhiri pertandingan dengan tierbreak 7-5.

    Pada akhirnya, fisik juga yang bicara. Ivanovic yang jauh lebih muda dari Date-Krumm berhasil tampil prima di set ketiga, sementara stamina Date-Krumm tampaknya telah habis terkuras di 2 set awal. Ivanovic berhasil mempertahankan momentum ini dan akhirnya menang 6-2 di set ketiga.

  15. Juara Bertahan Tumbang

    Saturday, November 6, 2010

    Juara bertahan Commonwealth Bank Tournament of Champions (CBTC) 2010, Aravane Rezai, gagal mempertahankan gelarnya tahun ini. Pasalnya petenis cantik asal Perancis ini kalah dari Alisa Kleybanova dari Rusia.


    Aravane Rezai

    Walaupun Rezai kalah dengan skor telak 6-1 6-2 dari Kleybanova, bukan berarti pertandingannya berjalan berat sebelah. Justru sebaliknya, banyak babak di mana kedua petenis harus berjuang mati-matian sebelum membukukan angka.


    Alisa Kleybanova

    "Sama sekali bukan pertandingan yang mudah melawan dia (Rezai). Sejak awal saya sudah tahu itu," kata Kleybanova pada wartawan selepas pertandingan.

    Menurut Kleybanova, kunci kemenangannya kali ini adalah dengan terus menekan dan menguasai jalannya pertandingan. Kleybanova juga menolak untuk bermain defensif dan memilih bermain agresif.

    Kleybanova akan bertemu dengan Daniela Hantuchova di babak semi-final.

  16. Para pemain wild card berjaya pada turnamen Commonwealth Bank Tournament of Champions (CBTC) 2010. Setelah Kimiko Date-Krumm sukses menyingkirkan unggulan pertama Li Na, pemain wild card kedua, Daniela Hantuchova, berhasil mengalahkan unggulan keempat Yanina Wickmayer di babak pertama turnamen yang sedang berlangsung di Bali ini.


    Daniela Hantuchova

    Hantuchova berhasil membuat semua penonton tegang ketiga di babak kedua dia memimpin 5-4, tetapi gagal memperoleh kemenangan dan berakhir dengan skor imbang 5-5. Tiebreak permainan sendiri berpindah dari Hantuchova dan Wickmayer hingga akhirnya Hantuchova berhasil menang dengan skor 6-4 7-6(5).

    Ini adalah kemenangan kelima berturut-turut Hantuchova atas Wickmayer.

  17. Date-Krumm Kejutkan Li Na

    Friday, November 5, 2010

    Berita dari Commonwealth Bank Tournament of Champions (CBTC) 2010. Petenis wild card Kimiko Date-Krumm secara mengejutkan berhasil menyingkirkan favorit turnamen ini, Li Na.


    Kimikio Date-Krumm

    Date-Krumm yang merupakan pemain veteran Jepang berkomentar bahwa dia bermain tanpa beban. "Saya tahu bahwa dia (Li Na) mendapat banyak tekanan. Dia adalah unggulan petama di turnamen ini serta memiliki tahun terbaik dalam karirnya. Dia berada di peringkat 9 dunia serta berada pada semi-final Australia Terbuka. Semua tekanan ada padanya, sedangkan saya tidak akan rugi apapun jika kalah."

    Date-Krumm menambahkan bahwa keikutsertaannya dalam ritual Hindu pagi hari sebelum pertandingan membawa berkah baginya. "Harus saya akui, pagi ini saya pergi ke ritual di kuil. Pasti itulah penyebab kemenangan saya. Kekuatan spesial!"

    Date-Krumm harus bertarung 3 set sebelum akhirnya menang 6-4 3-6 6-4 dari Li Na.

  18. Ana Ivanovic sekali lagi menunjukkan keunggulannya atas petenis Rusia, Anastasia Pavlyuchenkova. Ivanovic menang mudah dengan skor 6-0 6-1.

    Di semi-final Ivanovic akan bertemu Kimiko Date-Krumm yang berhasil menyingkirkan unggulan pertama Li Na.


    Ana Ivanovic

  19. Ana Ivanovic Buka Turnamen di Bali

    Tuesday, November 2, 2010

    Petenis cantik Ana Ivanovic akan tampil pada partai pembuka 'Commonwealth Bank Tournament of Champions (CBTC) 2010' , Kamis (4/11) petang pukul 17.30 WITA. Ia akan melawan petenis Rusia, Anastasia Pavlyuchenkova.


    Ana Ivanovic

    "Tidak ada lawan yang mudah, terutama dengan delapan juara di sini, ini akan menyenangkan. Kami semua menanti untuk bermain, hanya ada dua pertandingan per hari sehingga cukup rileks," kata mantan petenis peringkat satu dunia yang tampil di Bali setelah memenangi turnamen di Linz itu.

    Sejauh ini, Ivanovic unggul dalam skor head-to-head terhadap Pavlyuchenkova, yakni 2-0 untuk keunggulan Ivanovic.

    "Saya merasa senang dengan undian dan turnamen ini, tetapi semua (pemain) yang ada di sini bagus-bagus, pasti akan berat dan ini adalah akhir tahun sehingga kami semua lelah," kata Anastasia Pavlyuchenkova mengomentari hasil pengundian yang dilakukan Selasa.

    Delapan pemain akan bersaing selama 4 hari demi memperebutkan uang hadiah sebesar $210,000 dalam turnamen yang memiliki total hadiah $600,000 ini.

    Pairing lengkap babak pertama:
    Kamis, 4 November:

    Starting at 5:30 PM

    Anastasia PAVLYUCHENKOVA (RUS)vsAna IVANOVIC (SRB)

    2nd match

    Followed by Not Before at 8:00 PM

    Na LI (CHN) vs Kimiko DATE KRUMM (JPN)

    Jumat, 5 November:

    Starting at 5:30 PM

    Alisa KLEYBANOVA (RUS) vs Aravane REZAI (FRA)

    2nd match

    Followed by Not Before 8:00 PM

    Daniela HANTUCHOVA (SVK) vs Yanina WICKMAYER (BEL)

  20. Anand Geser Posisi Carlsen

    Sunday, October 17, 2010

    Viswanathan Anand (41), juara dunia catur saat ini berhasil menggeser posisi Magnus Carlsen (20) dari peringkat #1 rating catur dunia. Setidaknya itulah yang ditampilkan pada live rating.


    Vishwanathan Anand

    Anand yang baru saja mejadi runner up pada kejuaraan Bilbao mendapat tambahan 3.4 point, menjadikan ELO rating Anand 2803.4 poin. Sementara itu penampilan buruk Carlsen pada Kejuaraan Dunia Catur di Khanty-Mansiysk yang lalu ditambah 2 kali kekalahan termasuk dari Anand pada kejuaraan Bilbao menjatuhkan ratingnya sebesar 24.1 poin dan menggeser posisinya ke peringkat 2 dengan ELO 2801.9.

    Ini adalah pertama kalinya Anand sukses menggeser posisi Carlsen sejak Januari yang lalu.