Rss Feed
    Showing posts with label Tenis. Show all posts
    Showing posts with label Tenis. Show all posts
  1. Bagi Ana Ivanovic, ulang tahunnya yang ke-23 (yang jatuh pada Sabtu 6 November) mungkin adalah ulang tahun paling spesial dalam hidupnya. Pasalnya petenis cantik asal Serbia ini berhasil menjadi juara pada Commonwealth Bank Tournament of Champions (CBTC) 2010.


    Ana Ivanovic

    “Ini sangat menakjubkan, Saya senang sekali,” ujar Ivanovic. Pertandingan berjalan dengan sangat bagus dan dirinya beserta Kleybanova memberikan permainan terbaik sejak set awal hingga akhir. Kemenangan ini menjadi lebih menyenangkan bagi Ivanovic sebagai kado ulang tahun ke-23 sehari sebelumnya. Kemenangan ini pula melipur lara keterpurukan prestasi pada musim kompetisi 2010.

    Ivanovic berhasil memenangi partai puncak 2 set langsung dengan skor 6-2 7-6(5)

    Sementara itu dari pertandingan 3-4, Kimiko Date Krumm mencatat kemenangan atas Daniela Hantuchova 7-5 7-5 dan memperoleh tempat ke-3 di turnamen ini.


    Kimiko Date-Krumm

  2. Petenis asal Rusia, Alisa Kleybanova, berhasil mengungguli petenis wild card, Daniela Hantuchova di babak semi-final Commonwealth Bank Tournament of Champions (CBTC) 2010.


    Alisa Kleybanova

    Kleybanova tampil dominan sejak awal pertandingan. Dua kali Kleybanova mematahkan servis lawannya hingga menuai skor 2-0. Setelah itu, Hantuchova meraih tiga game point. Satu lagi pematahan servis dari Kleybanova terjadi di skor 5-1.

    Hantuchova mengaku tenaganya terkuras untuk menghadapi Kleybanova yang punya performa tangguh.

    "Dia tidak memberikan saya banyak kesempatan dan bermain lebih agresif,” kata Hantuchova. “Saya merasa sudah melakukan awalan yang bagus dan bergerak dengan baik. Dan setelah itu, dia mulai menekan dan sulit untuk mengembangkan permainan,” imbuhnya.

    Pertandingan berakhir dengan kemenangan telak Kleybanova, 6-3 6-1.

  3. Petenis asal Serbia, Ana Ivanovic, berhasil melaju ke putaran final Commonwealth Bank Tournament of Champions (CBTC) 2010 setelah mengalahkan petenis veteran asal Jepang, Kimiko Date-Krumm.


    Ana Ivanovic

    Pertandingan antara Ivanovic dan Date-Krumm sendiri berjalan amat seru dengan perolehan poin yang saling kejar-kejaran. Din set pertama penampilan Ivanovic tidak terlalu baik sehingga sempat kesulitan mengumpulkan angka di awal pertandingan. Date-Krumm memimpin di set pertama hingga 5-3, tetapi Ivanovic berhasil mengambil kesempatan untuk mencatat keunggulan empat game berikut

    Di set kedua penampilan Ivanovic masih belum pulih betul. Di set kedua, justru Ivanovic tertekan dan dua kali mematahkan servis lawannya. Tetapi setelah itu, justru Ivanovic tak mampu mempertahankan posisi terbaiknya. Dia pun gagal memanfaatkan keuntungan saat deuce hingga terjadi tiebreak. Performa Date Krumm masih maksimal hingga mengakhiri pertandingan dengan tierbreak 7-5.

    Pada akhirnya, fisik juga yang bicara. Ivanovic yang jauh lebih muda dari Date-Krumm berhasil tampil prima di set ketiga, sementara stamina Date-Krumm tampaknya telah habis terkuras di 2 set awal. Ivanovic berhasil mempertahankan momentum ini dan akhirnya menang 6-2 di set ketiga.

  4. Juara Bertahan Tumbang

    Saturday, November 6, 2010

    Juara bertahan Commonwealth Bank Tournament of Champions (CBTC) 2010, Aravane Rezai, gagal mempertahankan gelarnya tahun ini. Pasalnya petenis cantik asal Perancis ini kalah dari Alisa Kleybanova dari Rusia.


    Aravane Rezai

    Walaupun Rezai kalah dengan skor telak 6-1 6-2 dari Kleybanova, bukan berarti pertandingannya berjalan berat sebelah. Justru sebaliknya, banyak babak di mana kedua petenis harus berjuang mati-matian sebelum membukukan angka.


    Alisa Kleybanova

    "Sama sekali bukan pertandingan yang mudah melawan dia (Rezai). Sejak awal saya sudah tahu itu," kata Kleybanova pada wartawan selepas pertandingan.

    Menurut Kleybanova, kunci kemenangannya kali ini adalah dengan terus menekan dan menguasai jalannya pertandingan. Kleybanova juga menolak untuk bermain defensif dan memilih bermain agresif.

    Kleybanova akan bertemu dengan Daniela Hantuchova di babak semi-final.

  5. Para pemain wild card berjaya pada turnamen Commonwealth Bank Tournament of Champions (CBTC) 2010. Setelah Kimiko Date-Krumm sukses menyingkirkan unggulan pertama Li Na, pemain wild card kedua, Daniela Hantuchova, berhasil mengalahkan unggulan keempat Yanina Wickmayer di babak pertama turnamen yang sedang berlangsung di Bali ini.


    Daniela Hantuchova

    Hantuchova berhasil membuat semua penonton tegang ketiga di babak kedua dia memimpin 5-4, tetapi gagal memperoleh kemenangan dan berakhir dengan skor imbang 5-5. Tiebreak permainan sendiri berpindah dari Hantuchova dan Wickmayer hingga akhirnya Hantuchova berhasil menang dengan skor 6-4 7-6(5).

    Ini adalah kemenangan kelima berturut-turut Hantuchova atas Wickmayer.

  6. Date-Krumm Kejutkan Li Na

    Friday, November 5, 2010

    Berita dari Commonwealth Bank Tournament of Champions (CBTC) 2010. Petenis wild card Kimiko Date-Krumm secara mengejutkan berhasil menyingkirkan favorit turnamen ini, Li Na.


    Kimikio Date-Krumm

    Date-Krumm yang merupakan pemain veteran Jepang berkomentar bahwa dia bermain tanpa beban. "Saya tahu bahwa dia (Li Na) mendapat banyak tekanan. Dia adalah unggulan petama di turnamen ini serta memiliki tahun terbaik dalam karirnya. Dia berada di peringkat 9 dunia serta berada pada semi-final Australia Terbuka. Semua tekanan ada padanya, sedangkan saya tidak akan rugi apapun jika kalah."

    Date-Krumm menambahkan bahwa keikutsertaannya dalam ritual Hindu pagi hari sebelum pertandingan membawa berkah baginya. "Harus saya akui, pagi ini saya pergi ke ritual di kuil. Pasti itulah penyebab kemenangan saya. Kekuatan spesial!"

    Date-Krumm harus bertarung 3 set sebelum akhirnya menang 6-4 3-6 6-4 dari Li Na.

  7. Ana Ivanovic sekali lagi menunjukkan keunggulannya atas petenis Rusia, Anastasia Pavlyuchenkova. Ivanovic menang mudah dengan skor 6-0 6-1.

    Di semi-final Ivanovic akan bertemu Kimiko Date-Krumm yang berhasil menyingkirkan unggulan pertama Li Na.


    Ana Ivanovic

  8. Ana Ivanovic Buka Turnamen di Bali

    Tuesday, November 2, 2010

    Petenis cantik Ana Ivanovic akan tampil pada partai pembuka 'Commonwealth Bank Tournament of Champions (CBTC) 2010' , Kamis (4/11) petang pukul 17.30 WITA. Ia akan melawan petenis Rusia, Anastasia Pavlyuchenkova.


    Ana Ivanovic

    "Tidak ada lawan yang mudah, terutama dengan delapan juara di sini, ini akan menyenangkan. Kami semua menanti untuk bermain, hanya ada dua pertandingan per hari sehingga cukup rileks," kata mantan petenis peringkat satu dunia yang tampil di Bali setelah memenangi turnamen di Linz itu.

    Sejauh ini, Ivanovic unggul dalam skor head-to-head terhadap Pavlyuchenkova, yakni 2-0 untuk keunggulan Ivanovic.

    "Saya merasa senang dengan undian dan turnamen ini, tetapi semua (pemain) yang ada di sini bagus-bagus, pasti akan berat dan ini adalah akhir tahun sehingga kami semua lelah," kata Anastasia Pavlyuchenkova mengomentari hasil pengundian yang dilakukan Selasa.

    Delapan pemain akan bersaing selama 4 hari demi memperebutkan uang hadiah sebesar $210,000 dalam turnamen yang memiliki total hadiah $600,000 ini.

    Pairing lengkap babak pertama:
    Kamis, 4 November:

    Starting at 5:30 PM

    Anastasia PAVLYUCHENKOVA (RUS)vsAna IVANOVIC (SRB)

    2nd match

    Followed by Not Before at 8:00 PM

    Na LI (CHN) vs Kimiko DATE KRUMM (JPN)

    Jumat, 5 November:

    Starting at 5:30 PM

    Alisa KLEYBANOVA (RUS) vs Aravane REZAI (FRA)

    2nd match

    Followed by Not Before 8:00 PM

    Daniela HANTUCHOVA (SVK) vs Yanina WICKMAYER (BEL)

  9. Sandy Gumulya Raih Dua Gelar

    Sunday, October 10, 2010

    Berita dari dunia tenis. Pemain unggulan pertama dari Indonesia Sandy Gumulya merebut gelar turnamen tenis Alfamart International ITF Women`s Circuit seri kedua berhadiah uang total US$ 10.000 atau sekitar Rp100 juta setelah menang 6-2, 6-2 atas pemain China bukan unggulan Yang Zi di Kakarta, Minggu.

    Gelar juara yang direbut kali ini merupakan yang kedua berturutan. Minggu lalu dia menjuarai seri pertama turnamen ini di lapangan tenis Elite Club Epicentrum, Kuningan, Jakarta.


    Sandy Gumulya

    Sebagai juara Sandy berhak atas hadiah uang US$ 1,568 atau sekitar Rp15 juta.

    Sementara itu Yang sebagai runner-up kebagian US$ 980 atau sekitar Rp 10 juta. Yang, 17, tahun untuk pertama kalinya lolos ke babak final turnamen senior.

    Pertandingan babak final tersebut berlangsung di bawah cuaca yang sangat cerah. Hal ini berbeda dengan babak penyisihan yang selalu diliputi hujan. Bahkan pada pertandingan babak final kali ini matahari berinar sangat cerah sehingga membuat suhu udara di lapangan pertandingan mencapai sekitar 40 derajat celsius.

    Meskipun cuaca panas menyengat sekitar seratusan penonton dengan setia menyaksikan pertandingan hingga selesai. Di antara penonton tersebut terdapat Menpora Andi Malarangeng dan Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Lapangan Indonesia, Martina Wijaya.

    Pada pertandingan itu kedua pemain saling mematahkan servis pada awal set pertama. Sandy lebih dulu mematahkan servis Yang pada game pertama. Namun Yang langsung membalas mematahkan servis Sandy pada game kedua.

    Mereka kembali saling mematahkan servis hingga Sandy mematahkan servis Yang pada game kelima dan memimpin 3-2. Setelah itu Sandy melaju dan mengunci Yang pada kedudukan 6-2.

    Pada set kedua, kedua pemain terlibat saling mamatahkan servis kembali. sampai kedudukan 2-1. Setelah itu Sandy memenangi servisnya sendiri dan memimpin 3-1. Sandy kembali mematahkan servis Yang pada game ketujuh sebelum akhirnya mengunci petenis China ini pada kedudukan 6-2.

    Sandy mengaku bermain lebih cerdik ketimbang lawannya tersebut. Petenis berusia, 24 tahun ini tidak meladeni permainan cepat yang dikembangkan Yang. Sandy lebih banyak memainkan bola-bola tinggi bahkan terkadang melambung (moon ball) untuk menjaga agar tetap dalam permainan.

    Sebaliknya Yang terlalu bernafsu untuk "membunuh" Sandy dengan pukulan kerasnya baik forehand maupun backhand. Akibatnya Yang banyak membuat kesalahan sendiri dan kesulitan mengembangkan permaiannya.

    "Sandy bermain lebih baik ketimbang saya," tutur Yang singkat.

    Selain menjuarai nomor tunggal, Sandy juga menjuarai nomor ganda, pada pertandingan babak final, Sabtu. Sandy yang berpasangan dengan pemain Jepang, Moe Kawatoko, di babak final menang atas 7-6 (3), 7-5 atas Chan Hao-Ching/Sirue HE (Taiwan/China).

    "Saya senang dapat menjuarai tunggal dan ganda turnamen ini. Permainan saya sudah hampir mendekati yang terbaik seperti dua tahun lalu," kata Sandy lagi. Dengan kembali menjadi juara dua minggu berturut-turut, peringkat dunia Sandy dipastikan bakal meningkat dari urutan 587 dunia menjadi 400-an dua minggu mendatang.