Rss Feed
  1. Hai, hai. Ini wrap up saya untuk tantangan baca "New Authors" 2014. Selama 2 bulan terakhir saya baca lumayan banyak juga ^^. Total 16 buku. Sembilan buku di bulan Mei, 7 buku di bulan Juni. Ulasan per bukunya dapat dibaca dengan mengklik judulnya. 

    Mei
    14. Dua Pasang Mata - Alexandra Leirissa Yunadi
    15. Pacarku Juniorku - Valleria Verawati
    16. The Kite Runner - Khaled Hosseini
    17. Me Versus High Heels! - Maria Ardelia
    18. After Rain - Anggun Prameswari
    19. Being 17 - Amalia
    20. Beneath the Dark Ice - Greig Beck
    21. To Tokyo To Love - Mariskova
    22. Perfect Mess - Rina Suryakusuma

    Juni
    23. Simple Past Present Love - Thia Kyu Ori
    24. Heart Out - Fei
    25. Akata Witch - Nnedi Okorafor
    26. Iiih... Romantis!!!  - Bacem Wong
    27. Karena Aku Sayang - Anjar
    28. Be More Chill - Ned Vizzini
    29. Casablanca: Forget Me Not - Dahlian


  2. Be More Chill (Jadi Lebih Keren)Be More Chill by Ned Vizzini
    My rating: 2 of 5 stars

    Judul: Be More Chill
    Penulis: Ned Vizzini
    Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
    Halaman: 263 halaman
    Terbitan: 2006

    Jeremy Heere hanyalah cowok biasa sampai dia menggunakan Squip*, komputer super berbentuk pil yang bisa berkomunikasi langsung dengan otak dan menjadikannya KEREN!

    Sebelum Squip*: Jeremy cowok kuper di sekolah yang selalu jadi bahan ejekan. Dia naksir Christine, cewek cantik di kelas matematikanya, tapi tidak pernah berani menyatakan perasaannya.

    Sesudah Squip*: Penampilan Jeremy berubah dan dia bisa nognkrong bareng anak-anak gaul di sekolahnya. Jeremy jadi lebih populer dan cewek-cewek pun menempel padanya. Ingin jadi lebih KEREN seperti Jeremy? Squip* jawabannya.

    *Efek samping ditanggung sendiri.

    Review

    Punya Squip itu mungkin semacam "mimpi basah" buat semua remaja. Sejenis komputer super canggih yang bisa membuat seseorang jadi lebih keren, mengkalkulasi berbagai hal sehingga seseorang bisa melakukan segala sesuatunya dengan tepat,membantu menggaet cewek, dll, dll.

    Ceritanya sih biasa aja ya. Cuma: cowok cupu -> pakai Squip -> jadi keren -> semua berjalan lancar -> Squip bermasalah -> kekacaun -> akhir cerita. Efek kekacauannya pun terasa biasa saja. Jadi bisa dibilang nyaris tanpa akibat Squip ini.

    Mungkin bakal suka kalau saya baca ini pas SMP/SMA. Cuma kalau sekarang, saya cuma merasa meh.

    Buku ini untuk tantangan baca:
    - 2014 Young Adult Reading Challenge
    - 2014 New Authors Reading Challenge


    View all my reviews

  3. Casablanca: Forget Me NotCasablanca: Forget Me Not by Dahlian
    My rating: 4 of 5 stars

    Judul: Casablanca: Forget Me Not
    Penulis: Dahlian
    Penerbit: Gagas Media
    Halaman: 336 halaman
    Terbitan: Mei 2014

    Pembaca tersayang,

    Ambil petamu dan bentangkanlah. Dahlian, penulis "Promises Promises" dan "Andai Kau Tahu", akan mengajak kita berkunjung ke Casablanca, salah satu kota eksotis di Maroko.

    Temui Vanda di lobi sebuah hotel. Dia bimbang dengan rencana pernikahannya dan ingin menenangkan diri, jauh dari Jakarta. Pertemuan berkali-kali dengan seorang pria Indonesia bernama Laz mengganggu pelariannya. Namun, kegigihan pendekatan Laz membuat Vanda luluh, dan memberinya kesempatan untuk sekadar berteman.

    Di tengah-tengah itu, sang tunangan datang dan mendesaknya pulang. Keadaan semakin genting ketika Laz mendadak muncul di antara mereka berdua. Vanda harus segera mengambil keputusan. Di manakah hatinya tak lagi bimbang; pulang ataukah tetap berada di kota yang diam-diam memberinya hangat dalam bincang akrab?

    Setiap tempat punya cerita. Dihembus aroma angin Mediterania, ada rahasia yang segera terkuak.

    Enjoy the journey,

    Review

    Secara mengejutkan, saya suka buku ini melebihi dugaan awal saya.

    Kalau baca dari beberapa ulasan di Goodreads, banyak yang bilang kalau novel ini gak sebagus karya-karya Dahlian sebelumnya. Cuma karena ini novel Dahlian yang pertama kubaca, jadi saya gak bisa bilang apa-apa ^^.

    Pas awal-awal saya merasa agak tersendat-sendat bacanya. Gak tahu kenapa ya. Mungkin karena butuh waktu lama bagi Vanda untuk membuka dirinya bagi Laz, tapi itu justru satu poin yang saya suka. Ya, bagaimana pun, Laz itu kan orang asing bagi Vanda. Kalau tiba-tiba didekatin kayak gitu, oleh orang yang tidak kita kenal, di negeri "antah-berantah", pasti curiga dong ya.

    Dalam cerita ini Vanda punya "beban masa lalu". Dia pernah menyakiti hati seorang cowok waktu SMA dan dia nyesel banget. Sampai-sampai dia terus-terusan mencari cowok itu. Nama cowok itu Ardi sementara nama lengkap Laz adalah Lazuardi :v.  Saya merasa kalau si penulis memang tidak berusaha untuk menyembunyikan bahwa keduanya adalah orang yang sama.

    Saya lebih menikmati ini ketimbang Athena: Eureka! sih. Casablanca kelihatannya kota yang menarik yah. Saya paling suka sama lift dalam akuarium di Morocco Mall sama Mesjid Hassan Dua-nya. Kira-kra kapan bisa kesampaian melihatnya secara langsung yah?

    Buku ini untuk tantangan baca:
    -2014 New Authors Reading Challenge

    View all my reviews

  4. Karena Aku SayangKarena Aku Sayang by Anjar
    My rating: 2 of 5 stars

    Judul: Karena Aku Sayang
    Penuls: Anjar
    Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
    Halaman: 208 halaman
    Terbitan: April 2007

    Gimana ya hidup dalam keluarga broken home> Apa harus bersedih hati seumur hidup?

    Theres yang kelas X dan Zsa-Zsa yang kelas VIII adalah kakak-beradik yang sudah beranjak dewasa. Keua orangtua mereka sudah lama bercerai, bahkan Bunda sudah punya keluarga baru. Mereka tinggal bersama ayah mereka.

    Biarpun punya masa lalu yang kelam, Theres dan Zsa-Zsa tetap jadi remaja yang cerewet, aktif, dan gaul. Theres suka basket dan jadi anggota tim sekolah. Hatinya makin berbunga saat Bagus, kakak kelas yang juga jago basket makin memerhatikannya. Tapi kisah cinta Theres tidaklah mulus karena ada Cicil, kakak kelas yang juga naksir Bagus.

    Sementara itu, sang adik, Zsa-Zsa lebih tomboi dan ceplas-ceplos, meski tetap penakut. Zsa-Zsa sibuk dengan berbagai masalah lucu di SMP-nya.

    Hubungan kakak-beradik itu sangat kompak dan erat. Dan hubungan itu jadi makin berarti saat muncul sosok Tante Phi. Mungkinkah Tante Phi bisa jadi pengganti bunda Theres dan Zsa-Zsa?

    Review

    Hasil pilihan acak di tempat sewa buku sebenarnya. Saya kemudian baru sadar kalau Anjar adalah penulis novel "Beraja", buku yang baru-baru ini ditanyakan salah seorang pembeli di Buku Beruang. Kebetulan yang aneh. :|

    Saya memuji pesan yang ingin disampaikan oleh penulis di sini. Perceraian bukanlah akhir dari segalanya. Bahkan kalau seseorang berasal dari keluarga yang rumah tangganya berantakan sekali pun, dia masih bisa hidup seperti orang-orang dengan keluarga yang utuh.

    Sayangnya, cerita kehidupan sehari-hari Theres dan Zsa-Zsa terasa biasa banget. Theres misalnya yang cuma soal suka dengan cowok, lalu ada saingan cinta yang bitchy. Zse-Zse agak lumayan sih. Khususnya cerita waktu dia study tour.

    Secara keseluruhan, novelnya biasa aja buat saya. Gaya narasinya juga rasanya terlalu "untuk anak-anak" buat saya. Mungkin lebih cocok kalau saya baca waktu zaman SD/SMP.

    Buku ini untuk tantangan baca:
    - 2014 Young Adult Reading Challenge
    - 2014 New Authors Reading Challenge


    View all my reviews

  5. InterludeInterlude by Windry Ramadhina
    My rating: 5 of 5 stars

    Judul: Interlude
    Penulis: Windry Ramadhina
    Penerbit: Gagas Media
    Halaman: 380 halaman
    Terbitan: Mei 2014

    Interlude bercerita tentang Kai, seorang musisi jenius dan mahasiswa hukum ber-IPK sempurna. Sayangnya Kai tidak merasakan dorongan apa-apa dalam hidupnya. Dia tidak memiliki ambisi di bidang musik. Dia juga tidak berminat untuk melanjutkan kuliahnya dan akhirnya mengambil cuti. Hidup Kai penuh dengan musik jaz, alkohol, dan wanita.

    Hanna, seorang mahasiswi Jurnalisme. Hidupnya hancur berantakan setelah dia diperkosa oleh orang yang dia sukai. Setahun setelah menarik diri dari lingkungan kampus, dia kembali melanjutkan kuliahnya walau harus menghadapi bisik-bisik tak sedap tentang dirinya.

    Suatu kejadian mempertemukan Hanna dan Kai. Awalnya Kai mengira Hanna sama seperti gadis-gadis yang dia kencani selama ini. Saat dia sadar bahwa Hanna berbeda, Hanna telah menarik diri dari hadapan pria itu. Kai pun berjuang untuk memperoleh kembali hati Hanna.

    Review

    Sejak melihat ulasan dan berbagai pratinjau buku ini dari tur blog yang diadakan Gagas Media, saya langsung suka sama novel ini. Kovernya cantik, ulasannya bagus, dan cerita yang disajikan tampaknya menarik.

    Paling suka sama lirik lagu yang ada di kover belakang.

    Hanna,
    listen.
    Don’t cry, don’t cry.
    The world is envy.
    You’re too perfect
    and she hates it.


    Saya suka dengan perubahan yang dialami Hanna dan juga Kai. Hanna yang awalnya merasa dirinya kotor dan rusak, perlahan-lahan mulai membuka dirinya. Kai yang awalnya tidak punya tujuan hidup, akhirnya memiliki sesuatu untuk diperjuangkan.

    Salah satu interaksi Kai dan Hanna yang menjadi favorit saya datang dari halaman 194.
    "Kau tidak kotor, Hanna. Kau cantik," kata Kai lagi. "Salah. Kau sempurna. Bagiku, kau tidak punya cela."

    "Bagimu. Bagiku, saat ini, aku cuma punya cela."

    "Kalau begitu, biar aku jadi lautmu." Tangan Kai terulur untuk Hanna. "Aku akan membantumu meluruhkan sema cela itu."

    Lima bintang untuk Hanna dan Kai. Semoga nanti ada buku lanjutan yang mengisahkan hubungan Jun dan Gitta, teman band Kai. :D


    View all my reviews

  6. Bidadari Santa MonicaBidadari Santa Monica by Alexandra Leirissa Yunadi
    My rating: 2 of 5 stars

    Judul: Bidadari Santa Monica
    Penulis: Alexandra Leirissa Yunadi
    Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
    Halaman: 368 halaman
    Terbitan: Agustus 2009

    Buat Pelita, hidup ini bagaikan kepingan penuh warna. Di matanya Efraim-lah pemberi warna hidupnya. Namun karena Efraim juga, Pelita terperangkap dalam warna abu-abu: remuk hati berkepanjangan. Lalu dia bertemu dengan pengamen cantik di Santa Monica, Amerika. Konon, orang-orang memanggil gadis itu dengan julukan Bidadari Santa Monica.

    Pelita terpesona pada sang bidadari. Mendatanginya setiap hari, mendengarkan lantunan lagu dan petikan harpanya dalam derai airmata, sambil tak henti-henti mengaguminya.

    Lalu, pada hari yang ketujuh...

    "Pelita!" dengan fasih, bule jelita itu menyebut namanya. "That`s your name right?"

    Pelita terkesima. Tak mengerti bagaimana mungkin bidadari cantik itu mengetahui namanya. Nama yang bahkan terasa asing saat diucapkan lidah bule seperti pengamen itu. Tapi tak hanya itu...

    "See you later, Little Shine...," bahkan gadis cantik yang tak mungkin bisa bahasa Indonesia itu menyebutkan arti dari namanya.

    Pelita pun mulai mereka-reka, siapa gadis bermata biru itu sebenarnya? Mengapa bidadari itu begitu tertarik pada masa lalunya? Dan... apa sebenarnya hubungan pengamen cantik itu dengan the love of her life, Efraim?

    Review

    Pertama saya harus bilang bahwa ada "perselisihan" kecil antara blurb dan isi novel. Di blurb tertulis, "See you later, Little Shine...," sementara dalam novel tertulis, "See you later, Little Light!" Nah lo?

    Kedua, saya akan bilang bahwa saya kecewa dengan novel ini. Hasil akhirnya jauh di bawah harapan saya.

    Sebelumnya saya pernah baca novel "Dua Pasang Mata" karya si penulis dan saya suka banget sama novel itu. Ulasannya bisa dibaca di sini. Makanya waktu cek GR dan melihat bahwa si pengarang punya novel selain "Dua Pasang Mata", buku ini langsung masuk daftar 'to-read' saya. Pucuk dicinta ulam tiba, saya nemu buku ini sekitar sebulan kemudian.

    Bagian depan novel ini sebenarnya menarik yah. Misteri soal si Bidadari Santa Monica juga sempat bikin penasaran. Awalnya pas dia bilang kalau dia kenal salah seorang teman Pelita, saya sudah punya bayangan siapa sih, tapi kan tetap masih menjadi tanda tanya, jadi saya tetap penasaran.

    Cerita bergulir mundur dalam kilas balik Pelita. Bagian awal kilas balik ini juga masih oke. Pelita bekerja sebagai ilustrator di sebuah majalah, karena suatu hal akhirnya dia merangkap sebagai reporter, lalu lewat salah satu pekerjaannya, dia berkenalan dengan Efraim. Meningat bagaimana balutan romansa dan interaksi antar tokoh yang penulis jalin di DPM, saya punya harapan besar soal Pelita dan Efraim, tapi ternyata...

    Hubungan Pelita dan Efraim termasuk biasa aja buat saya. Cewek dari kalangan ekonomi biasa, ketemu cowok super kaya, si cowok jatuh cinta pada pandangan pertama, ngejar-ngejar si cewek dan menghujaninya dengan berbagai hadiah mahal, salah paham, saling membereskan kesalahpahaman, lalu ya... jadian. Masalah kesalahpahamannya juga terasa sedikit komikal buat saya, jadinya ya, saya tidak terlalu menganggap serius keseluruhan novel seperti yang saya lakukan pada DPM.

    Akhir ceritanya? Hmm... saya sama sekali tidak merasa terharu. Beda banget dengan yang saya rasakan di DPM. Mungkin karena di sini "akhirnya" lebih bersifat kebetulan, sementara di DPM sifatnya pilihan (pilihan yang sangat berat pula).

    Secara keseluruhan 2 bintang buat saya. Just another romance novel for me.

    View all my reviews

  7. The TouchThe Touch by Daniel Keyes
    My rating: 1 of 5 stars

    Judul: The Touch
    Penulis: Daniel Keyes
    Penerbit: Ufuk Fiction
    Halaman: 356 halaman
    Terbitan: September 2009

    Akibat sebuah kecelakaan industri, Barney Stark tanpa disadari telah menyebarkan debu radioaktif di lingkungan tempat tinggalnya. Istri dan calon anak mereka yang masih dalam kandungan pun terkena dampaknya. Apa yang terjadi selanjutnya? Mampukah Barney menyelamatkan istri dan anaknya? Atau, ini adalah awal dari sebuah mimpi buruk?

    Review

    Sebelumnya saya sudah 2 kali "berkenalan" dengan Daniel Keyes. Yang pertama terjadi bertahun-tahun yang lalu, mungkin waktu saya SMA (gila, kalau dipikir-pikir itu sudah lama banget), lewat buku "24 Wajah Billy". Itu salah satu buku yang membekas banget di saya.

    "Perkenalan" kedua saya lewat novel "Charlie Si Jenius Dungu", alias "Flowers for Algernon", yang reviewnya bisa dibaca di sini. Ini juga salah satu buku yang membekas buat saya. Ide cerita dan eksekusinya sangat menarik dan saya menjadi semacam fans Om Keyes ini.

    Lalu datanglah "The Touch".

    Pertama saya harus bilang kalau buku ini tidak jelek. Saya mengerti apa yang ingin digambarkan penulisnya di sini dan, saya rasa, penulisnya cukup berhasil. Hanya saja buku ini juga... membosankan.

    Build up yang penulisnya bangun terasa terlalu lama. Butuh waktu yang terlalu lama dari awal kejadian pemaparan radioaktif, sampai terjadinya histeria massa yang berdampak pada pengucilan Barney dan istrinya. Apalagi di antaranya kebanyakan berisi kegiatan sehari-hari, drama mertua-menantu (yang walau masuk akal, tapi tidak terlalu menarik minat), masalah orang tua-anak, sampai ke cinta lama yang kembali dan ternyata telah bergabung ke suatu sekte keagamaan fanatik. Yang terakhir itu yang paling bikin saya merasa buang-buang halaman.

    Tambah lagi akhir ceritanya yang kayak gitu. Huft.

    Oh, ngomong-ngomong, ceritanya sama sekali tidak berhubungan dengan cowok ganteng yang bisa mengeluarkan cahaya dari tangannya. Kovernya sama sekali tidak ada hubungan dengan cerita.

    Secara keseluruhan saya kurang suka novel ini. Walau saya rasa novel ini bakal cocok dengan orang yang suka sama kisah tragedi sih.


    View all my reviews