Rss Feed
  1. Cinta Menyapa dalam BadaiCinta Menyapa dalam Badai by Mira W.
    My rating: 2 of 5 stars

    Cinta Menyapa Dalam Badai bercerita mengenai Rianto, seorang dokter yang bukan idola para wanita. Tubuhnya tambun, tidak pandai merayu, dan dia sendiri merasa tidak memiliki daya tarik apa-apa. Sampai dia bertemu dengan Anggun.

    Anggun adalah seorang mahasiswi dan anak seorang pengacara terkenal. Dia memiliki seorang pacar. Yudha, seorang pria liar yang mampu memacu jantungnya berdetak lebih cepat. Pertemuannya dengan Rianto terjadi ketika dokter tambun itu menolong Anggun yang sedang diserang Yudha. Dari sinilah hubungan mereka dimulai.

    Sayangnya, sebaik apapun Rianto, Anggun tidak dapat melupakan Yudha. Tetapi ketika pria itu memutuskan untuk ke Amerika dan Anggun mendapati dirinya hamil, Anggun memutuskan untuk menjerat Rianto dan membuat pria itu menikahi dirinya.

    Satu demi satu badai datang menerpa hidup Anggun. Mulai dari hubungan dengan mertuanya yang tidak berjalan baik, Yudha yang kembali datang dalam hidupnya, hingga fakta bahwa Rianto mengidap AIDS. Bagaimana gadis ini dapat bertahan dalam terpaan badai yang begitu kuat?

    Pertama kali liat novel ini di toko buku bulan April ini. Waktu itu pas baca sinopsisnya, saya langsung tertarik dan merasa bahwa ceritanya menjanjikan. Sayang, ekspektasi saya tidak pernah tercapai hingga lembaran terakhir novel ini.

    Ceritanya terlalu sibuk. Ada banyak sudut pandang yang diperlihatkan dan sebagian besar tidak saya anggap penting. Sampai di akhir bagian pertama, ceritanya masih cukup menarik. Begitu Rianto meninggal di akhir bagian 1, ceritanya kembali turun bukit.

    Jujur di awal bagian ke-2 novel ini saya sempat berpikir bahwa saya tidak peduli lagi pada Anggun, si tokoh utama, dan berpikir untuk menyudahi buku ini tanpa membaca sampai selesai. Untungnya saya mulai masuk di bagian petualangan Yos dan Bing sebelum saya menutup cerita ini.

    Petualangan Yos, anak hasil hubungan Anggun dan Yudha, dengan Bing, seorang banci yang hidup dari mengamen, menjadi satu-satunya hal menarik di paroh kedua novel ini. Saya bahkan tidak peduli dengan kehidupan Anggun dalam pekerjaan dan cintanya, atau bahkan ketika dia mau dibunuh oleh utusan ayah Yudha yang menganggap Anggun sebagai pendosa besar dan pembunuh anaknya.

    Hal lainnya yang agak membuat saya mengernyitkan dahi adalah soal percintaan Anggun dan Reza, kakak Yudha. Saya merasa Mira W tidak memberikan cukup ruang bagi cinta mereka untuk tumbuh. Hubungan mereka kesannya terburu-buru dan dipaksakan (mungkn faktor halaman juga, mengingat novel ini tebalnya 472 halaman), sehingga saya tidak percaya pada hubungan mereka berdua.

    Kesimpulannya, saya tidak terlalu merekomendasikan buku ini. Janji ceritanya sih lumayan, hanya eksekusinya terasa buru-buru dan tidak fokus. Ada terlalu banyak suara yang minta diperhatikan pada cerita ini, padahal tidak semuanya penting. Mungkin kalau Anda penggemar berat Mira W atau penggemar kisah romansa drama, barulah saya menganjurkan buku ini bagi Anda.

    View all my reviews

  2. 4 comments :

    1. Anonymous said...

      waah, reviewnya kerenn... bukunya masih ada ga? aku mau jual lagi mbaa...:)
      klu ada hubungi aku ya, klik aja nih toko buku online

    2. Kalau ada yang jual buku ini, novel bag 1 dan 2, saya mau beli. Siapa jual?

    3. Sy punya novel ini bagian 1. Yg minat, bisa email ke tan_vivienne888@yahoo.com

    Post a Comment