Rss Feed
    Showing posts with label Friday's Recommendation. Show all posts
    Showing posts with label Friday's Recommendation. Show all posts
  1. Friday's Recommendation #12

    Friday, April 4, 2014

    Hi all. Bertemu lagi di Friday's Recommendation. Bulan April ini akan menjadi bulan yang rada rempong buat saya. Rencananya sih saya mau pindahan ya, makanya lagi sibuk siap-siap. Tahu benda apa yang paling repot diberesinnya? Buku. Beresinnya lebih repot daripada baju :))

    Anyway, untuk FR kali ini, buku pilihan saya adalah:

    Log Horizon 
    by: Mamare Touno

    Ini bukan manga btw. Ini light novel. Ceritanya tentang para pemain MMORPG (game online gitu lah) yang terperangkap di dalam game. Bukan sesuatu yang baru memang, tapi saya suka bagaimana penulisnya memotret plot ini dari sisi yang berbeda. 

    Misalnya bagaimana kondisi tidak ada hukum dalam game menimbulkan teror antar pemain. Atau bagaimana pemain yang levelnya jauh lebih tinggi mengeksploitasi pemain berlevel rendah. Atau bagaimana fakta bahwa seseorang tidak bisa mati (kalau mati akan otomatis bangkit lagi di kapel, tipikal game lah) dapat menjadi kerugian tersendiri bagi pemain.

    Setahu saya novelnya sendiri belum diterjemahkan secara resmi ke bahasa Inggris. Kalau yang terjemahan fans sih ada. Makanya pengin novel ini diterjemahin di Indonesia. 

  2. Friday's Recommendation #11

    Friday, March 21, 2014

    Yo yo yo. Bertemu lagi di acara Friday's Recommendation. Belakangan saya jarang baca buku gara-gara sibuk. Makanya sudah tanggal 21 begini baru ada 3 review di blog. Karena itulah, biar blognya tetap tampak hidup, saya memutuskan untuk ikutan meme :)).

    Buku yang saya rekomendasikan untuk diterjemahkan minggu ini adalah:

    To the Lighthouse
    by: Virginia Woolf

    Novel ini adalah salah satu karya yang melekat dengan nama Virginia Woolf. Novel yang sudah sering mendapat penghargaan dan dipuji sebagai salah satu novel terbaik (masuk dalam 100 best English-language novels of the 20th century oleh Modern Library).

    Novel ini bercerita tentang, sesuai judulnya, pergi ke mercusuar. Tentang sebuah keluarga yang berniat pergi ke mercusuar, tapi karena berbagai hal, keinginan ini lama baru bisa terpenuhi.

    Saya pernah baca novel ini sekitar 2 tahun yang lalu dan menurut saya novel ini.. susah dimengerti. Entah karena bahasa Inggris saya yang cemen atau karena memang ceritanya ribet dari sananya, yang pasti akhirnya saya hanya bisa kasih 2 bintang untuk novel ini.

    Lah, terus kenapa dimasukin ke meme FR ini? Justru itu, saya pengin novel ini diterjemahkan dengan harapan terjemahannya dapat memberi pencerahan bagi saya. Siapa tahu dengan begitu bintang yang saya kasih di Goodreads bisa naik. (Asal jangan malah turun gara-gara terjemahannya banyak typo dan masalah editorial kayak novel terjemahan yang "itu" aja.)

    Itu dia Friday's Recommendation saya kali ini. Apa FR-mu?

    Pengin tahu lebih lanjut soal Friday's Recommendation? Cek blog hostnya.

  3. Friday's Recommendation #10

    Friday, November 22, 2013

    Tak terasa 2 minggu sudah berlalu sejak FR terakhir. Untuk minggu ini, kembali Mbak Ren menyelenggarakan giveaway untuk orang-orang yang ikutan FR-nya. Untuk info lengkapnya, bisa cek di sini.

    Untuk minggu ini, buku yang saya rekomendasikan adalah:

    Sarah's Key
    by: Tatiana de Rosnay
    genre: fiksi-sejarah, keluarga
    Review di sini

    Dari Goodreads:
    Paris, July 1942: Sarah, a ten year-old girl, is brutally arrested with her family by the French police in the Vel' d'Hiv' roundup, but not before she locks her younger brother in a cupboard in the family's apartment, thinking that she will be back within a few hours.
    Paris, May 2002: On Vel' d'Hiv's 60th anniversary, journalist Julia Jarmond is asked to write an article about this black day in France's past. Through her contemporary investigation, she stumbles onto a trail of long-hidden family secrets that connect her to Sarah. Julia finds herself compelled to retrace the girl's ordeal, from that terrible term in the Vel d'Hiv', to the camps, and beyond. As she probes into Sarah's past, she begins to question her own place in France, and to reevaluate her marriage and her life.
    Buku yang baru-baru ini saya baca. Ceritanya soal Sarah, seorang anak gadis yang mengunci saudaranya dalam lemari ketika tentara Perancis datang dan membawa Sarah dan keluarganya pergi ke Vel d'Hiv, semacam kamp yang menampung orang-orang Yahudi. Di satu sisi, ada seorang jurnalis yang mengumpulkan data tentang peristiwa tersebut 60 tahun sesudahnya. Dia kemudian mendapati bahwa keluarga suaminya pernah punya hubungan dengan peristiwa itu. Penyelidikannya akan hal itu membawanya sampai pada Sarah.

    Itu dia Friday's Recommendation saya untuk minggu ini. Bagaimana denganmu?


  4. Friday's Recommendation #9

    Friday, November 8, 2013

    Selamat datang di Friday's Recommendation! Untuk acara FR kali ini, ada giveaway dari Mbak Ren, penyelenggara acara ini. Untuk info soal giveaway dan Friday's Recommendation, bisa cek di blognya Mbak Ren.

    Untuk minggu ini, buku yang saya rekomendasikan adalah:

    One True Thing
    by: Anna Quindlen
    genre: family, drama
    review saya bisa dilihat di sini

    Dari Goodreads:
    A mother. A daughter. A shattering choice. From Anna Quindlen, bestselling author of "Black and Blue," comes a novel of life, love and everyday acts of mercy.
    Buku ini bercerita soal Ellen, seorang wanita muda yang sedang berada dalam jalur sukses di dunia jurnalisme. Hanya saja kanker ibunya, dan karena desakan ayahnya, membuatnya harus pulang ke rumah dan mengurus ibunya.

    Ellen, yang lebih dekat dengan ayahnya, bisa jadi lebih dekat dan lebih paham tentang ibunya karena mengurus beliau. Ellen juga lebih belajar tentang dirinya sendiri dan hubungannya dengan sang ayah.

    Lalu ketika ibunya tiba-tiba meninggal dan Ellen dituduh sebagai pembunuhnya, apa yang akan terjadi padanya?

    Buku ini, bagi saya, adalah buku yang sangat makan waktu untuk dibaca. Bukan karena buku ini membosankan, tapi keindahan bahasanya membuat saya membacanya perlahan-lahan, menikmati jalinan kalimat yang Anna Quindlen bangun. Di sini 'indah' tidak berarti puitis, tapi menggambarkan sesuatu (suasana, deskripsi fisik, emosi) secara jelas dan terpampang nyata (kedengarannya jadi kayak Syahrini yah).

    Tentang penulis:

    Anna Quindlen is an American journalist and opinion columnist whose New York Times column, Public and Private, won the Pulitzer Prize for Commentary in 1992.

    She began her journalism career in 1974 as a reporter with The New York Post. Between 1977 and 1994 she held several posts at the New York Times. She left journalism in 1995 to become a full-time novelist. She currently writes a bi-weekly column for Newsweek and is a critic of the fast-paced and increasingly materialistic nature of modern American life.

    Nah, itu buku pilihan saya kali ini. Apa buku rekomendasimu?


  5. Friday's Recommendation #8

    Friday, October 11, 2013

    Selamat hari Jumat kedua. Selamat libur panjang bagi yang kantor/sekolahnya libur karena harjitnas. Hari Jumat minggu kedua adalah waktu bagi "Friday's Recommendation" yang diadakan oleh Mbak Ren. Untuk minggu ini, buku yang saya rekomendasikan adalah:

    The Age of Miracles
    by: Karen Thompson Walker
    genre: drama, family, YA, fantasy
    Review saya untuk buku ini bisa dilihat di sini

    Dari Goodreads:
    On an ordinary Saturday in a California suburb, Julia awakes to discover that something has happened to the rotation of the earth. The days and nights are growing longer and longer; gravity is affected; the birds, the tides, human behavior, and cosmic rhythms are thrown into disarray. In a world that seems filled with danger and loss, Julia also must face surprising developments in herself, and in her personal world-divisions widening between her parents, strange behavior by her friends, the pain an vulnerability of first love, a growing sense of isolation, and a surprising, rebellious new strength.
    Sebenarnya baca buku ini sudah dari bulan lalu sih. Saya suka sama ceritanya. Walau premis ceritanya terdengar sangat fiksi ilmiah, buku ini sebenarnya lebih berfokus pada masalah sosial yang terjadi sebagai efek perlambatan rotasi bumi. Skala sosialnya di sini tidak terlalu besar juga sih. Hanya di seputar keluarga Julia dan masyarakat di daerahnya. Ada juga dibahas soal efek internasional, tapi hanya sekedar disaksikan oleh Julia lewat TV.

    Buat saya, rasanya cukup menyenangkan untuk baca buku YA-fantasi yang tokoh utama wanitanya tidak jatuh cinta pada si "cowok berbahaya", mengalami cinta segitiga, atau dalam bentuk trilogi.

    Bukunya sudah terbit di Indonesia dengan kover berikut:


    Itu buku pilihan saya kali ini. Bagaimana denganmu?

    Untuk info soal Friday's Reommendation, kunjungi blog hostnya.


  6. Friday's Recommendation #7

    Friday, September 27, 2013

    Jumat terakhir di bulan ini :D Waktunya Friday's Recommendation. Untuk info lebih lengkap soal meme ini bisa cek langsung blog hostnya.

    Untuk edisi kali ini, buku yang saya rekomendasikan adalah:

    Angkatan 66 Prosa dan Puisi
    oleh: H.B. Jassin (penyusun)
    Genre: Fiksi umum dan puisi
    Review buku di sini

    Yup, saya merekomendasikan buku lokal kali ini. (Boleh gak sih? Apa hanya boleh buku bahasa Inggris atau terjemahan yang direkomendasikan?) Dari namanya saja sudah kelihatan kan, apa isi bukunya? Di sini ada kumpulan cerpen dan puisi oleh para penulis yang disebut "Angkatan 66". Semuanya dikumpulkan oleh H.B. Jassin.

    Niat awal saya beli buku ini sih karena ingin lebih mengenal penulis-penulis Indonesia dulu dan memang membaca buku ini membuat saya mengenal penulis-penulis yang namanya tidak familiar bagi saya. Dari sekian banyak penulis di buku ini, yang saya tahu namanya hanya W.S. Rendra, N.H. Dini, A.A. Navis, dan Sapardi Djoko Damono.

    Harga bukunya 100 ribu. Termasuk murah menurut saya untuk ukuran buku setebal 600 halaman dan hardcover. Soal bahasa di buku ini pun tidak perlu dikhawatirkan. Ejaannya sudah menggunakan EYD. Bukan ejaan tempoe doeloe lagi.

    Itu buku rekomendasi saya kali ini. Apa rekomendasimu?


  7. Friday's Recommendation #6

    Friday, August 30, 2013

    Ada meme yang bangkit lagi. Namanya "Friday Recommendation". Setelah 6 bulan ditinggal oleh penyelenggaranya, yang persiapan nikahan (waktu itu. Sekarang sih udah bersuami :p), akhirnya meme ini bangkit kembali. Awalnya saya pikir namanya juga bakal berubah, jadi "Neo Friday Recommendation" atau "Friday Recommendation Revival", tapi ternyata namanya tidak berubah.

    Peraturannya masih sama dengan sebelumnya. Buat yang lupa atau baru tahu soal meme ini, bisa cek langsung di blog hostnya.

    Untuk minggu ini saya memilih untuk merekomendasikan buku yang memang sudah terbit terjemahannya. Soalnya 2 buku bahasa Inggris yang saya baca bulan ini agak kalah kalau dibanding buku ini sih :p

    Buku pilihan saya adalah:

    Jody dan Anak Rusa (The Yearling)
    oleh: Marjorie Kinnan Rawlings
    Genre: family, drama, coming of age

    Dari Goodreads:
    Jody Baxter dan keluarganya hidup di tanah pertanian mereka yang terpencil di Florida pada akhir tahun 1800-an. Sebagai anak tunggal, Jody sangat ingin mempunyai teman bermain. Ketika menemukan seekor anak rusa yatim-piatu di dalam hutan, Jody sangat ingin memeliharanya. Ayahnya setuju, meskipun anak rusa itu mesti diberi jatah makanan dan susu yang sangat berharga bagi mereka. 
    Kasih sayang Jody kepada Flag, si anak rusa sangat besar, dan ketika Flag semakin dewasa, mereka menjadi sahabat yang tak terpisahkan. Namun kemudian keluarga Baxter megalami masalah berat ketika ayah Jody terluka parah dan Jody mesti menggantikannya bekerja di ladang. Pada saat-saat itulah Jody mesti menghadapi kenyataan dan mengambil keputusan yang sangat berat dalam hidupnya.
    Review saya untuk buku ini bisa dibaca di sini. Saya suka sama ceritanya. Suka juga sama karakter dan hubungan antar karakternya. Khususnya hubungan ayah-anak antara Penny dan Jody. Saking sukanya saya sampai mengalami semacam book hangover waktu selesai baca dan butuh 3 hari baru bisa mulai membaca lagi.

    Novel ini adalah salah satu novel "coming-of-age" terbaik yang pernah saya baca. Buku yang sangat saya rekomendasikan untuk penyuka kisah "coming-of-age" dan kisah dengan latar yang banyak bersentuhan dengan alam.



  8. Friday's Recommendation #5

    Friday, January 25, 2013

    Haaai... Ketemu lagi deberapa kali yah uni Friday's Recommendation. Kayaknya saya sempat kelewatan beberapa kali yah untuk meme yang ini. Habisnya, belakangan jarang baca buku bahasa Inggris sih. Jadi bingung bahan untuk acara FR ini.

    Cek blog hostnya untuk info lebih lanjut tentang acara ini.

    Buku pilihan saya untuk FR kali ini adalah...

    Brave New World
    by: Aldous Huxley
    Genre: Fantasy/Sci-fi

    Sinopsis dulu kali yah, diambil dari Goodreads:

    "Aldous Huxley's mighty novel of a soulless, streamlined Eden is the twentieth century's most brilliant, profound and terrifying evocation of the future our civilization may be creating. BRAVE NEW WORLD is Huxley's prophetic vision of natural man in an unnatural world, where freedom lies dead and all our concepts of morality are forgotten - an open-eyed, shocking look at a frighteningly possible tomorrow."

    Ini bisa dibilang salah satu buku klasik sih. Bercerita tentang bumi di masa depan, sebuah waktu ketika manusia dan ilmu pengetahuan telah menguasai segalanya. Masa ketika kelahiran seorang manusia diatur oleh manusia lainnya. Suatu masyarakat sempurna dengan pengaturan yang sempurna. Tidak ada cinta, tidak ada kegelisahan, tidak ada ketakutan. Semuanya telah diatur untuk kenyamanan bersama.

    Terdengar seperti "Delirium"? Menurutku ini memang "nenek moyang"-nya Delirium.

    Ceritanya bagus, cuma berhubung klasik, kadang bahasanya susah. Alangkah baiknya kalau buku klasik macam ini diterjemahkan ke bahasa Indonesia (ngelirik penerbit yang beberapa tahun terakhir hobi nerjemahin karya klasik).

    Baca review saya tentang buku ini di sini.

  9. Friday's Recommendation #4

    Friday, January 11, 2013

    Hai, hai. Ini dia Friday's Recommendationku yang pertama di tahun yang baru ini. Buat yang gak ngeh apa itu Friday's Recommendation, ini acara mingguan tempat kita memberikan rekomendasi buku apa yang sebaiknya diterjemahkan di Indonesia. Kalau mau tahu jelasnya, langsung cek blog hostnya deh.


    Untuk minggu ini, buku pilihan saya adalah:

    Blessings
    by: Anna Quindlen
    Genre: Drama

    Sinopsis
    From Goodreads
    Late one night, a teenage couple drives up to the big white clapboard home on the Blessing estate and leaves a box. In that instant, the lives of those who live and work there are changed forever. Skip Cuddy, the caretaker, finds a baby girl asleep in that box and decides he wants to keep the child . . . while Lydia Blessing, the matriarch of the estate, for her own reasons, agrees to help him.  
    Blessings explores how the secrets of the past affect decisions and lives in the present; what makes a person or a life legitimate or illegitimate and who decides; and the unique resources people find in themselves and in a community. 
    This is a powerful novel of love, redemption, and personal change by the Pulitzer Prize–winning writer about whom The Washington Post Book Worldsaid, “Quindlen knows that all the things we ever will be can be found in some forgotten fragment of family.”
    Ta-da! Blessings! Novel yang saya baca sekitar Oktober tahun lalu. Jadi intinya, di cerita ini ada seorang pria, namanya Skip, yang menemukan seorang anak bayi yang ditinggalkan di rumah tempat dia bekerja. Skip memutuskan untuk merawat bayi itu sendiri dan menyembunyikannya dari Lydia, bosnya.

    Tapi Lydia, seorang wanita 80 tahun, mengetahui hal ini suatu malam dan memperbolehkan Skip menjaga bayi itu di tempat tinggalnya. Lewat kehadiran anak itulah, para pembaca dibawa masuk ke dalam kehidupan Lydia yang penuh dengan rahasia masa lalu dan  kehidupan Skip, seorang pria yang tidak pernah merasakan kehangatan sebuah keluarga.

    Novel yang menarik menurut saya. Baca review saya untuk novel ini di sini.

  10. Friday's Recommendation #3

    Friday, December 21, 2012

    Bertemu lagi dalam Friday's Recommendation. Memasuki edisi ke-3, sudah pada familiar dengan peraturanya dong. Kalau belum, coba baca cara mainnya dulu:

    Pilih jenis rekomendasi buku. Ada dua jenis rekomendasi, yang pertama dan sifatnya mutlak adalah Rekomendasi Buku untuk Diterjemahkan . Jika tidak ada buku yang direkomendasikan untuk diterjemahkan, maka bisa memilih pilihan kedua, Rekomendasi Buku Pilihan. Disini rekomendasikan buku yang paling kamu suka baca dalam minggu ini. Info lebih lengkap, bisa lihat di Ren's Little Corner.


    Untuk Friday's Recommendation kali ini, saya akan "mengajukan" buku ini untuk diterjemahkan:

    No Longer Human (Ningen Shikkaku)
    by: Osamu Dazai
    Genre: Drama/Psychology

    Sinopsis:
    From Goodreads:
    "No Longer Human" paints the portrait of the life of Ōba Yōzō (大庭葉蔵), a troubled soul incapable of revealing his true self to others and who is instead forced to uphold a facade of hollow jocularity. The name of the main character, Ōba, is actually taken from one of Dazai's early works, "Petals of Buffoonery" (道化の華).  
    Ōba refers to himself throughout the book using the reflexive pronoun "Jibun" (自分), whereas the personal pronoun "Watashi" (私) is used both in the foreword and afterword to the book by the writer, whose name is unclear.

    "Mine has been a life of much shame. I can't even guess myself what it must be to live the life of a human being"

    Dengan dua kalimat itulah, pembaca dibawa masuk menuju kehidupan Ōba Yōzō, si tokoh utama (si "aku"), dalam novel No Longer Human.

    Sesuai dengan judulnya, novel ini bercerita tentang Oba yang merasa teralienasi dari keluarga dan lingkungan sosialnya. Oba selalu merasa ada yang salah dalam dirinya yang membuat dia tidak dapat terhubung dengan dunia di luarnya. Untuk menutupi hal tersebut, dia menjalani hidupnya dengan mengambil, menggunakan istilah di lagu "Panggung Sandiwara" (jadul amat), "peran yang kocak" yang mampu membuat orang terbahak-bahak.

    Dalam kelanjutannya, pembaca akan melihat bagaimana Oba tumbuh dewasa sambil terus membawa perasaannya ini. Perasaan yang dia sebutkan sebagai "bukan manusia".

    Novel yang didapuk sebagai novel terlaris ke-2 sepanjang sejarah di Jepang. Belakangan saya lihat banyak novel Jepang yang diterjemahkan di Indonesia. Contohnya "Botchan"-nya Natsume Soseki (btw si Soseki ini yang menulis novel Kokoro, novel terlaris pertama di Jepang).

    Yah, semoga ada penerbit yang mau menerjemahkan buku ini. Dan please, tolong buku ini diterjemahkan oleh orang yang tepat. Jangan sampai terjemahannya kacrut =_="

    Baca review saya tentang buku ini di sini.

  11. Friday's Recommendation #2

    Friday, December 14, 2012

    Hela-helo adik-adik teman-teman semua *pakai gaya Titiek Puspa. Kembali lagi dalam Friday's Recommendation saya yang ke-2.



    Aturan mainnya:

    Pilih jenis rekomendasi buku. Ada dua jenis rekomendasi, yang pertama dan sifatnya mutlak adalah Rekomendasi Buku untuk Diterjemahkan . Jika tidak ada buku yang direkomendasikan untuk diterjemahkan, maka bisa memilih pilihan kedua, Rekomendasi Buku Pilihan. Disini rekomendasikan buku yang paling kamu suka baca dalam minggu ini. Info lebih lengkap, bisa lihat di Ren's Little Corner.

    Buku yang saya rekomendasikan kali ini untuk diterjemahkan adalah:


    Gone Girl
    by Gillian Flynn
    Genre: Mystery/Thriller

    Sinopsis:
    From Goodreads:
    On a warm summer morning in North Carthage, Missouri, it is Nick and Amy Dunne’s fifth wedding anniversary. Presents are being wrapped and reservations are being made when Nick’s clever and beautiful wife disappears from their rented McMansion on the Mississippi River. Husband-of-the-Year Nick isn’t doing himself any favors with cringe-worthy daydreams about the slope and shape of his wife’s head, but passages from Amy's diary reveal the alpha-girl perfectionist could have put anyone dangerously on edge. Under mounting pressure from the police and the media—as well as Amy’s fiercely doting parents—the town golden boy parades an endless series of lies, deceits, and inappropriate behavior. Nick is oddly evasive, and he’s definitely bitter—but is he really a killer? 
    As the cops close in, every couple in town is soon wondering how well they know the one that they love. With his twin sister, Margo, at his side, Nick stands by his innocence. Trouble is, if Nick didn’t do it, where is that beautiful wife? And what was in that silvery gift box hidden in the back of her bedroom closet? 
    With her razor-sharp writing and trademark psychological insight, Gillian Flynn delivers a fast-paced, devilishly dark, and ingeniously plotted thriller that confirms her status as one of the hottest writers around.

    Buku yang jadi pemenang Goodreads Choice Award for Best Mystery & Thriller. Buku yang juga saya vote untuk kategori yang sama.

    Pertama kali berkenalan dengan buku ini lewat baca bareng grup Indonesians Who Love English Books di Goodreads. Waktu itu sih saya gak ikutan baca bareng yah. Baru beberapa bulan kemudian saya nemu buku ini.

    Pas awal-awal baca, buku ini agak membosankan sih buat saya. Karakter cowoknya bener-bener mau saya tonjok. Karakter utama ceweknya kasihan abis. Baru masuk di bagian ke-2 saya ditampar sama Mbak Flynn lewat twist ceritanya.

    Aduh, itu twist. Mantep. Saya yang aslinya butuh waktu seminggu buat nyelesaiin bagian pertama, jadi hanya butuh sehari untuk menyelesaikan seluruh buku, saking ngebetnya pengen tahu pemecahan masalah macam apa yang akan dihadirkan pada akhir cerita.

    Akhirnya? Tidak mengecewekan. Akhir yang agak tidak biasa dan cenderung gelap, tapi memuaskan secara keseluruhan.

    Buku yang sangat saya rekomendasikan buat pecinta genre misteri/thriller. Ada penerbit yang bakal nerjemahin buku ini gak yah?

    Baca review saya tentang buku ini di sini.

  12. Friday's Recommendation #1

    Friday, December 7, 2012

    Udah lama pengen ikutan acara ini, tapi baru sempatnya sekarang =_="



    Jadi, aturan mainnya:

    Pilih jenis rekomendasi buku. Ada dua jenis rekomendasi, yang pertama dan sifatnya mutlak adalah Rekomendasi Buku untuk Diterjemahkan . Jika tidak ada buku yang direkomendasikan untuk diterjemahkan, maka bisa memilih pilihan kedua, Rekomendasi Buku Pilihan. Disini rekomendasikan buku yang paling kamu suka baca dalam minggu ini. Info lebih lengkap, bisa lihat di Ren's Little Corner.

    Buku yang saya rekomendasikan kali ini untuk diterjemahkan adalah:


    Quiet: The World of Introverts in A World That Can't Stop Talking
    by Susan Cain
    Genre: Non-Fiction

    Sinopsis:
    At least one-third of the people we know are introverts. They are the ones who prefer listening to speaking, reading to partying; who innovate and create but dislike self-promotion; who favor working on their own over brainstorming in teams. Although they are often labeled "quiet," it is to introverts that we owe many of the great contributions to society--from van Gogh’s sunflowers to the invention of the personal computer. 
    Passionately argued, impressively researched, and filled with indelible stories of real people, Quiet shows how dramatically we undervalue introverts, and how much we lose in doing so. Taking the reader on a journey from Dale Carnegie’s birthplace to Harvard Business School, from a Tony Robbins seminar to an evangelical megachurch, Susan Cain charts the rise of the Extrovert Ideal in the twentieth century and explores its far-reaching effects. She talks to Asian-American students who feel alienated from the brash, backslapping atmosphere of American schools. She questions the dominant values of American business culture, where forced collaboration can stand in the way of innovation, and where the leadership potential of introverts is often overlooked. And she draws on cutting-edge research in psychology and neuroscience to reveal the surprising differences between extroverts and introverts. 
    Perhaps most inspiring, she introduces us to successful introverts--from a witty, high-octane public speaker who recharges in solitude after his talks, to a record-breaking salesman who quietly taps into the power of questions. Finally, she offers invaluable advice on everything from how to better negotiate differences in introvert-extrovert relationships to how to empower an introverted child to when it makes sense to be a "pretend extrovert." 
    This extraordinary book has the power to permanently change how we see introverts and, equally important, how introverts see themselves.
    Menurut abah Carl Jung, ada 2 tipe orang di dunia ini. Yang satu ekstrovert, tipe orang yang lebih tertarik pada hal-hal yang terjadi di luar dirinya, dan yang 1 lagi adalah introvert, tipe orang yang lebih tertarik pada hal-hal yang terjadi di dalam dirinya. Dan walau keduanya sama baiknya, terkadang seseorang yang masuk dalam golongan ekstrovert mendapatkan tempat lebih dalam masyarakat saat ini.

    Susan Cain melakukan penelitian dari Harvard's Business School hingga Saddleback Church yang dipimpin oleh Rick Warren untuk mempelajari introversitas dalam dunia yang menganggap ekstroversitas sebagai suatu "keharusan". Apakah memang menjadi seorang introvert itu buruk? Susan Cain menjabarkan fakta-faktanya di sini.

    Ok, jujur saya tertarik dengan buku ini karena pada dasarnya saya adalah seorang introvert. Saya tipe orang yang lebih senang menghabiskan waktu untuk diri sendiri dan lebih memilih untuk membaca daripada harus pergi ke pesta misalnya. Komentar-komentar semacam, "Kamu pendiam banget sih", atau "Kamu jarang ngomong yah" sudah tidak asing buat saya.

    Yah, saya memang tidak bakal banyak bicara dengan orang yang tidak terlalu akrab dengan saya. Saya hanya cerewet dengan orang-orang yang benar-benar dekat dengan saya.

    Merasa diri introvert dan kurang pede dengan introversitas itu? Well, coba baca buku ini. Mungkin Anda bisa lebih mengerti diri Anda sendiri lewat buku ini. 

    Yah, semoga ada penerbit yang mau menerjemahkan buku ini. Bisa sangat membantu orang-orang yang kurang pede karena sifat introvertnya.