Rss Feed
  1. Hi all, I know that I'm really late to post this. So, the keywords for June from the challenge host are:


    and my pick is: Snow Country - Yasunari Kawabata.

    Edit (30 June 2013): Finished! You can see my review here.

    I guess that make my second Kawabata's book in a row, but it's been in my to-read list for a long time, so I guess it's the perfect time. Anyway, June is less than a week now. I hope I could finish it before July comes. 


  2. Ender's Game (Ender's Saga, #1)Ender's Game by Orson Scott Card
    My rating: 4 of 5 stars

    Judul: Ender's Game
    Penulis: Orson Scott Card
    Penerbit: Starscape
    Halaman: 324 halaman
    Terbitan: Februari 2002

    Bumi dalam ancaman! Serangan dari makhluk luar angkasa sudah hampir menumbangkan bumi dua kali dan jelas dua kali tidak cukup. Selalu ada kemungkinan bahwa para Bugger akan kembali menyerang. Untuk itulah diperlukan seorang jenderal tangguh yang dapat memimpin pasukan bumi mempertahankan diri. Selama bertahun-tahun, bumi putus asa mencari satu orang itu, tapi hasilnya sia-sia. Hingga datanglah Ender Wiggin.

    Sebagai seorang Third, anak ketiga, Ender berada di bawah ketakutan akan Peter, kakaknya yang garang, serta cinta Valentine, kakak perempuannya yang dia sayangi.

    Sayangnya semua yang Ender miliki diambil darinya ketika dia dikirim ke Battle School. Di sana dia menjalani hidup yang keras. Bukan saja dia harus menjalani simulasi demi simulasi, dia juga mengalami tekanan dari orang-orang yang berharap padanya dan yang iri padanya. Menghadapi semua tantangan yang ada, mampukah Ender menjadi jenderal yang dibutuhkan bumi?

    Review
    Akhirnya selesai baca buku ini. Butuh 2 minggu lebih bo. Tapi yah, ada break seminggu sih, gara-gara baca Every Dead Thing buat reading challenge.

    Saya cukup suka dengan ceritanya. Plotnya sendiri standar menurutku. Bumi dalam bahaya serangan makhluk luar angkasa dan dibutuhkan pahlawan yang dapat menyelamatkan bumi. Hanya saja penggambaran simulasi pertarungan di Battle School sangat menarik dan membuat saya menantikan setiap pertarungan Ender.

    Dari segi karakter, saya merasa tokoh-tokohnya kurang karakterisasi. Tokoh-tokoh sampingan semacam Alai, Petra, Bean, dkk kurang begitu digali. Tapi ya, salah seorang teman di Goodreads, yang hobi sama sci-fi, pernah bilang kalau salah satu ciri novel sci-fi adalah kurangnya karakterisasi dan lebih fokus pada ide yang ada pada sci-fi-nya itu sendiri. Kurasa hal itu memang benar di sini.

    Akhir ceritanya cukup menarik, walau saya yakin ada juga yang bakal kurang puas dengan "twist" di akhir. Ceritanya secara keseluruhan bagus, walau ada bagian yang terasa lambat.

    Buku ini untuk tantangan baca:
    - 2013 New Authors Reading Challenge
    - 2013 Books in English Reading Challenge
    - 2013 What's in A Name Reading Challenge
    - 2013 Fantasy Reading Challenge


    View all my reviews


  3. Sang MaharaniSang Maharani by Agnes Jessica
    My rating: 3 of 5 stars

    Judul: Sang Maharani
    Penulis: Agnes Jessica
    Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
    Halaman: 320 halaman
    Terbit: Maret 2009

    Maharani alias Rani , seorang putri jenderal pada masa penjajahan Belanda, memiliki hidup yang sempurna. Dia memiliki kecerdasan, harta, serta kehormatan. Ketika ayahnya meninggal dan Belanda kalah dari Jepang, hidupnya langsung porak poranda. Setelah dijadikan pembantu di rumahnya sendiri oleh ibu tirinya, Maharani kemudian dibawa oleh tentara Jepang untuk menjadi seorang Jugun Ianfu, seorang pelacur bagi para tentara Jepang.

    Setelah Jepang kalah pada PD II dan Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya, Rani memperoleh lagi kebebasannya dan bertemu kembali dengan Arik, adik angkatnya yang lama terpisah dengannya.

    Cinta mulai tubuh di antara mereka, tapi masa lalu terus membayangi Rani. Mampukah dia menggapai kebahagiaannya?

    Review

    Seperti biasanya, Agnes Jessica menyajikan suatu cerita roman yang solid di sini. Cara penceritaannya sederhana dan mengalir. Plotnya tidak biasa dan saya suka dengan setting zaman penjajahan yang Agnes Jessica pakai di sini.

    Satu yang saya suka dari Agnes Jessica adalah: dia tidak ragu untuk membuat karakternya menderita. Kadang ada pengarang yang terlalu sayang sama karakternya sampai terkadang, sadar atau tidak, dengan mudah memberi jalan keluar bagi setiap masalah yang karakternya hadapi. Di sini malah si pengarang tampak ingin "menyiksa" karakternya.

    Saya bisa merasa simpatik dengan Rani. Apalagi setelah dia dijadikan Jugun Ianfu. Saya juga suka dengan ketegarannya dan usahanya untuk keluar dari masalahnya, atau setidaknya meminimalkan "kerusakan" yang dia terima.

    Untuk setting waktunya, hmm... jujur saya kadang merasa settingnya terasa modern. Kadang ada dialog atau adegan yang membuat saya merasa kalau settingnya ini di era sekarang. Bukan karena ada deskripsi yang melenceng, tapi lebih ke arah feel yang didapat saat membaca.

    Terlepas dari itu, menurutku ceritanya menarik. Walau endingnya agak, err... Ada typo sekali yang saya ingat. Di hal 305, ada typo nama Janoear jadi Yanuar.

    Buku ini untuk tantangan baca:
    - 2013 What's in A Name Reading Challenge
    - 2013 Indonesian Romance Reading Challenge

    View all my reviews


  4. Wishful Wednesday #23

    Wednesday, June 19, 2013

    Hai all. Ketemu lagi di acara Wishful Wednesday :D

    Minggu ini buku yang saya inginkan adalah:

    The Shining
    by: Stephen King
    Sinopsis dari Goodreads:
    Danny was only five years old but in the words of old Mr Halloran he was a 'shiner', aglow with psychic voltage. When his father became caretaker of the Overlook Hotel his visions grew frighteningly out of control. 

    As winter closed in and blizzards cut them off, the hotel seemed to develop a life of its own. It was meant to be empty, but who was the lady in Room 217, and who were the masked guests going up and down in the elevator? And why did the hedges shaped like animals seem so alive?   
    Somewhere, somehow there was an evil force in the hotel - and that too had begun to shine...
    Saya baru pernah baca tiga kali novelnya Stephen King sih. Yang "The Dark Tower", "The Girl Who Loved Tom Gordon", sama "Insomnia". Sama otobiografinya yang "On Writing". Pernah juga nonton beberapa film yang diangkat dari karya om satu ini.

    Sejauh ini sih saya belum terlalu nangkap kengerian dalam karya-karya Stephen King, tapi mungkin karena buku yang saya baca juga tidak terlalu bisa dibilang horor sih. "The Shining" adalah salah satu karya hororonya Stephen King yang paling terkenal, makanya saya penasaran sama buku ini. Pengin coba baca buku yang katanya seram banget ini :D

    Itu buku saya minggu ini. Apa buku pilihanmu?

    Mau tahu soal WW? Cek blog hostnya.

  5. Orang-Orang Mati - Every Dead Thing (Charlie Parker, #1)Orang-Orang Mati - Every Dead Thing by John Connolly
    My rating: 3 of 5 stars

    Judul: Orang-Orang Mati (Every Dead Thing)
    Penulis: John Connolly
    Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
    Halaman: 544 halaman
    Terbitan: Oktober 2011

    Mantan detektif NYPD, Charlie Parker senantiasa dihantui rasa bersalah atas peristiwa pembantaian istri dan anak perempuannya yang belum terpecahkan. Jiwanya yang tersiksa dipenuhi penyesalan dan hasrat membalas dendam. Tetapi ketika mantan-rekannya meminta bantuan untuk melacak seorang gadis yang hilang, Parker pun dibawa ke jantungnya suatu kejahatan terorganisir; kepada seorang perempuan yang tinggal di tepi rawa-rawa Louisiana dan bisa mendengar suara orang-orang mati; serta kepada seorang pembunuh berantai yang hanya dikenal dengan julukan si Pengembara.

    Review

    Saya menutup novel ini dengan satu kesimpulan. Novel fiksi kriminal itu berat. Bukan hanya karena ketebalannya, tapi juga dari sisi jumlah karakter, alur, dan kriminalitas yang disajikan.

    Charlie Parker, tokoh utama novel ini, adalah seorang mantan detektif NYPD yang istri dan anaknya dibunuh dengan cara yang kejam. Seorang wanita tua dengan kemampuan cenayang memberitahu Parker bahwa yang membunuh istri dan anaknya adalah si Pengembara, seorang pembunuh berantai yang membuat replika seni dari orang-orang yang dibunuhnya.

    Secara karakter sebenarnya Charlie tipikal tokoh polisi di serial TV barat. Duda, punya masa lalu yang gelap, dan sarkastis. Hanya saja kisah pembantaian istri dan anaknya diolah dengan baik, sehingga mampu menimbulkan efek emosional pada Charlie yang membuat pembaca mampu bersimpati padanya.

    Tokoh yang tidak biasa justru datang dari teman-teman Charlie, seperti Angel dan Louis. Angel adalah seorang pencuri, sementara Louis seorang pembunuh. Yang menarik adalah fakta bahwa mereka pasangan gay. Jarang-jarang kan kita bertemu dengan pasangan yang tidak biasa seperti ini.

    John Connoly tampaknya melakukan riset yang mendalam dengan baik. Mengingat bahwa penulis bukanlah orang dari dunia kepolisian, John Connoly mampu menampilkan sistem penyelidikan dan struktur dalam kepolisian dengan baik. Selain itu pengetahuan tentang senjata dan sistem organisasi kejahatan dan intrik-intrik yang ditampilkan juga menarik.

    Keluhan saya datang dari beberapa bagian yang terkesan tiba-tiba. Misalnya di bagian awal novel, Charlie sedang mencari seorang wanita atas permintaan seorang klien. Dia awalnya kesulitan dan mengikuti berbagai jenis petunjuk, lalu tiba-tiba di awal bab yang baru, dia tiba-tiba sudah sampai di sebuah rumah yang memainkan peranan penting dalam pencarian gadis itu.

    Secara keseluruhan ini adalah sebuah novel yang menarik. Saya suka dengan beberapa twist yang ada. Hanya saja mungkin novel ini terlalu sulit untuk orang yang kurang terbiasa dengan cerita kriminal macam begini. Ada banyak sekali nama dan sulit untuk mengingatnya satu per satu. Selain itu ceritanya juga bukan hanya soal pengejaran si Pengembara, tapi memiliki beberapa plot yang saling berhubungan dan mungkin terasa panjang serta membingungkan. Selain itu beberapa adegan juga mungkin terasa grafis dan agak memualkan. Apaagi ada banyak darah dan organ dalam, serta beberapa kematian yang mampu membuat mual di sini.

    Buku ini untuk tantangan baca:
    - 2013 Read Big Reading Challenge
    - 2013 New Authors Reading Challenge
    - 2013 Serapium Reading Challenge

    View all my reviews

  6. Wishful Wednesday #22

    Wednesday, June 12, 2013

    Widih, udah Rabu lagi. Waktu berlalu dengan sangat cepat :|
    Bicara soal waktu, belakangan saya merasa jumlah buku yang saya baca semakin turun saja. Wajar sih, secara sekarang sudah kerja, waktu baca jadi lebih sedikit ketimbang waktu kuliah dulu :))

    Lucunya belakangan saya suka bingung sama hari loh. Beneran. Contohnya hari ini. Saya kira ini hari Selasa, padahal Rabu. Hampir aja lupa ngepost buat WW ini :|

    Anyway, buku yang saya inginkan minggu ini adalah:

    Z is for Moose
    by: Kelly Bingham dan Paul O. Zelinsky (ilustrator)

    Iya, ini buku anak-anak :D
    Ceritanya sih soal acara talent show yang diadakan oleh Zebra. Jadi, si Zebra ini memanggil masing-masing nama dan objek yang namanya disebut akan berjalan di atas panggung. Misal: A untuk Apel, B untuk Bebek, dst. Nah, si Moose ini tidak sabar menunggu gilirannya. Hanya saja ketika huruf M disebut, yang dipanggil malah Mouse dan bukan dirinya. Tentu cerita tidak berakhir di situ. Sambungannya? Nah, itu yang ingin saya ketahui :D

    Itu buku saya untuk WW minggu ini. Apa buku pilihanmu?

    Ingin tahu soal WW? Cek blog hostnya.



  7. A Little White LieA Little White Lie by Titish A.K.
    My rating: 2 of 5 stars

    Title: A Little White Lie
    Author: Titish A. K.
    Publisher: PT Gramedia Pustaka Utama
    Pages: 272 pages
    Published: March 2007

    "A Little White Lie" follows the story of Ocha, a first year high schooler. After a basketball incident, she becomes acquintance with Adit, one of the hottie at school with many fans, including Pia, Ocha's bestfriend.

    With a little luck, Ocha finds out Adit's cell phone number, which was difficult to get. At first Ocha wanted to sell the number to his fans, but later she decides to "terrorize" Adit as a revenge by miscalling him again and again. When Adit starts a conversation via SMS, a relationship begins to develop.

    Review

    Recently I feel a little bit "tired" on reading. When I say "tired", it means that I try to avoid books that I feel "heavy" or difficult to read and prefer a lighter one. Like this book, for example.

    I think the story is easy to follow. It was quite light and very teenage-ish, which brought a lot of memory. I wish there were more interactions between Ocha and Adit. Also, I think Adit's messages are kinda "girlish" and I kinda giggled when Adit supposedly send a picture of himself and the author (or the publisher?) decided to use a manga style character.

    Overall, the story was ok and enjoyable.

    This book is for the following reading challenges:
    - 2013 New Authors Reading Challenge
    - 2013 Indonesian Romance Reading Challenge
    - 2013 Color Coded Reading Challenge

    View all my reviews