Rss Feed
  1. Pohon-Pohon SesawiPohon-Pohon Sesawi by Y.B. Mangunwijaya
    My rating: 4 of 5 stars

    Judul: Pohon-Pohon Sesawi
    Penulis: Y.B. Mangunwijaya
    Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia
    Halaman: 133 halaman
    Terbitan: 2012

    Sebelum meninggal, Romo Mangun pernah bercerita bahwa ia sedang mengerjakan sebuah novel. Mungkin novel inilah yang dimaksud.

    Semula, naskah novel ini berupa berkas-berkas yang ditulis dengan mesin ketik, tercerai-berai, penuh coretan, sehingga tidak mudah dibaca. Setelah diketik ulang dan disunting seperlunya oleh orang-orang yang dekat dengan Romo Mangun, KPG (Kepustakaan Populer Gramedia) menerbitkannya sebagai buku.

    Membaca novel ini kita menangkap kesan kuat bahwa lewat karyanya ini Romo Mangun ingin merefleksikan perjalanannya sebagai imam dengan romantika dan konflik-konflik batinnya. Ditulis dengan bahasa yang segar, jenaka, dan penuh sindiran khas Romo Mangun.

    Review

    Aneh juga melihat buku ini sebagai sebuah novel. Jujur saya merasa membaca sebuah buku yang berisi pengalaman seorang pastor selama melayani. Malah terasa seperti personal-lit alih-alih novel.

    Ada banyak pengalaman lucu yang dialami tokoh utama di sini (ya, kalau memang ini novel). Mulai dari soal nama, para warga gereja yang dia umpamakan dengan pohon, seorang frater yang akhirnya melepaskan status fraternya dan menikahi seorang jemaat, sampai ke persoalan mengurus gereja dan jemaat.

    Gaya bahasanya enak diikuti. Tidak "tinggi" atau penuh dengan teori teologi. Apa adanya saja.


    View all my reviews

  2. 2 comments :

    1. Dan gak begitu tebal juga. Kapan-kapan pengen baca juga ah. :D

    2. Biondy said...

      iya nih. Gak tebal. tahu2 abis aja :D

    Post a Comment