Rss Feed
  1. The MetamorphosisThe Metamorphosis by Franz Kafka
    My rating: 4 of 5 stars

    Judul: The Metamorphosis
    Penulis: Franz Kafka
    Penerbit: Project Gutenberg
    Halaman: 51 halaman
    Terbitan: Mei 2002

    As Gregor Samsa awoke one morning from uneasy dreams he found himself transformed in his bed into a gigantic insect. He was laying on his hard, as it were armor-plated, back and when he lifted his head a little he could see his domelike brown belly divided into stiff arched segments on top of which the bed quilt could hardly keep in position and was about to slide off completely. His numerous legs, which were pitifully thin compared to the rest of his bulk, waved helplessly before his eyes." 

    With this startling, bizarre, yet surprisingly funny first opening, Kafka begins his masterpiece, The Metamorphosis. It is the story of a young man who, transformed overnight into a giant beetle-like insect, becomes an object of disgrace to his family, an outsider in his own home, a quintessentially alienated man. A harrowing -- though absurdly comic -- meditation on human feelings of inadequacy, guilt, and isolation, The Metamorphosis has taken its place as one of the most widely read and influential works of twentieth-century fiction. As W.H. Auden wrote, "Kafka is important to us because his predicament is the predicament of modern man."

    Review
     
    One morning, when Gregor Samsa woke from troubled dreams, he found himself transformed in his bed into a horrible vermin.


    "The Metamorphosis" bercerita tentang Gregor Samsa, seorang pria yang bekerja sebagai pedagang keliling, pekerjaan yang sebenarnya tidak dia sukai, demi menghidupi keluarganya. Suatu hari dia bangun dan mendapati dirinya telah berubah menjadi hewan. 'Metamorfosa' ini membawa perubahan yang besar pada kehidupannnya, serta hidup keluarganya.


    Franz Kafka berhasil membawakan sebuah cerita yang begitu aneh, tapi menarik; gelap, tapi juga humoris. Sebagai contoh, di pagi hari perubahannya, Gregor bukannya mengkhawatirkan fakta bahwa dirinya telah berubah menjadi binatang, tapi justru lebih bingung tentang pekerjaannya. Bagaimana dia bisa menjelaskan keadaan dirinya ini pada atasannya? Begitu juga dengan keluarga Samsa. Walau mereka terkejut dengan perubahan Gregor, tapi mereka sama sekali tidak penasaran dengan penyebab perubahan itu.

    Sepanjang cerita, pembaca akan dibawa untuk melihat kehidupan seorang pria yang berubah sepenuhnya. Seorang tulang punggung keluarga yang menjadi beban. Seorang anak dan kakak yang dicintai berubah menjadi sesosok makhluk yang menguji kesabaran keluarga Samsa. Seorang manusia yang menjadi binatang. Apakah ada harapan bagi hidup Gregor? Baca sendiri, deh.


    View all my reviews


  2. 3 comments :

    1. Ini buku lebih tipis dari Rumah Kertas ya! Wah, seberapa seru ya membaca buku yang halamannya sedikit. Bisakah menggali semua sisi? Hemm

    2. Biondy said...

      @adin dilla: lebih tipis Rumah Kertas sih sebenarnya. Coba saja, ini salah satu novela yang kece kok :D

    3. Biondy said...

      ^eh, salah. Ini memang lebih pendek dari Rumah Kertas. Aku ingatnya ini 100-an halaman, padahal itu novela yang lain lagi :))

    Post a Comment