Rss Feed
  1. GravityGravity by Rina Suryakusuma
    My rating: 4 of 5 stars

    Judul: Gravity
    Penulis: Rina Suryakusuma
    Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
    Halaman: 328 halaman
    Terbitan: Februari 2016

    Cecilia selalu merasa ia dan Declan seperti magnet yang tarik-menarik, tetapi kecintaan Declan untuk traveling dan profesinya sebagai fotografer membuat pria itu sering meninggalkan Cee. Lama-kelamaan kehadiran Declan mulai terasa hanya sebatas suvenir, foto, dan pesan singkat.

    Hingga suatu hari, pertemuan yang tak sengaja dengan Bernard, menggoyahkan Cee. Sang business analyst memesona hati Cee dengan sosoknya yang selalu ada ketika Declan selalu meninggalkannya. Dan, ketika Cee nyaris yakin dengan perasaannya terhadap Bernard, Declan kembali mencoba memenangkan hati Cee.

    Cee bimbang, namun seperti gravitasi, semua orang yang sudah digariskan ada dalam hidupmu, akan selalu kembali padamu. Tapi benarkah akan selamanya seperti itu?

    Review

    "Gravity" bercerita tentang Dr. Ryan Stone, seorang biomedical engineer... oh, maaf. Itu "Gravity" yang lain lagi *dilempar

    Ceritanya sudah sesuai dengan blurb-nya dengan tambahan bumbu masalah keluarga Cee. Jadi, kalau mau tahu ceritanya "Gravity" seperti apa, baca blurb-nya saja ya :D

    Saya suka dengan kisah cinta segitiga yang ada di novel ini. Penulisnya mengolah kedua tokoh utama prianya dengan adil. Biasanya kalau cinta segitiga seperti ini, salah satu cowoknya ada yang dibuat a-hole kan, sehingga pembaca mudah berpihak ke cowok yang satunya lagi. Hal itu tidak ada di sini.


    Hal lain yang saya suka adalah tokoh Bernard maupun Declan yang sama-sama "biasa". Dalam artian keduanya bukan tipe tokoh pria yang terlalu mengumbar sex appeal. Soalnya kebanyakan romans kontemporer yang saya baca tokoh cowoknya tipe yang baru nongol aja si cewek sudah pengin seret ke ranjang. Yah, tidak ada yang salah juga soal itu, tapi saya butuh variasi tokoh juga biar tidak bosan.

    Saya juga suka dengan ceritanya yang berjalan dengan tidak dipaksakan. Semuanya berjalan dengan sebab-akibat yang masuk akal. Soal tarik-ulurnya juga sudah pas.

    Kekurangannya paling di plotnya yang rasanya terlalu tenang. Ya, memang ada berbagai konflik yang terjadi, tapi saya tidak merasakan satu pun bagian yang bisa dibilang "meledak". Grafik emosinya nyaris rata dengan naik-turun yang tipis.

    Secara keseluruhan, saya suka dengan "Gravity" ini. Cerita percintaannya terasa beda dengan novel romans kontemporer yang sedang ramai saat ini.

    "Suatu hubungan bisa bertahan karena dua manusia di dalamnya memutuskan untuk berusaha dan berjuang. Dan terutama, Cee, mereka memilih untuk tetap tinggal di dalamnya." (hal. 290)



    View all my reviews

  2. 2 comments :

    1. Kenapa saya justru enggak bisa mengkelarkan buku ini. Sudah dua kali mulai,dua kali gagal. arrrggghh. apa yang salah ya?

    2. Biondy said...

      @adin dilla: mungkin kurang amal ibadah? :3 *heh

    Post a Comment