Rss Feed
  1. Gone  (Dream Catcher, #3)Gone by Lisa McMann
    My rating: 4 of 5 stars

    Judul: Gone
    Penulis: Lisa McMann
    Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
    Halaman: 216 halaman
    Terbitan: Oktober 2010

    Janie mengira ia tahu masa depannya. Dan ia merasa bisa menerimanya meskipun muram.

    Namun ia tidak ingin menyeret Cabel.

    Janie tahu cowok itu akan setia mendampinginya meskipun tahu apa yang akan terjadi. Cabel memang menakjubkan. Karena itu Janie justru harus pergi.

    Lalu seseorang hadir dalam hidup Janie---dan segalanya jadi kacau. Masa depan yang sudah diketahuinya sekarang berubah. Sendirian, ia harus memutuskan mana pilihan terbaik di antara yang buruk.

    Dan sementara itu waktu terus berjalan....

    Review

    Buku terahkir dari trilogi Dream Catcher. Review buku pertama bisa dibaca di sini. Review buku kedua bisa dibaca di sini.

    Buku ini sangat berbeda dari dua buku sebelumnya. Kalau di buku pertama dan kedua, Janie dihadapkan pada kasus-kasus kriminal, di buku ini Janie berhadapan dengan masa lalunya serta kekuatannya sebagai penangkap mimpi. Kali ini Janie terseret masuk ke dalam mimpi-mimpi ayahnya, pria yang tidak pernah dia kenal seumur hidupnya, yang tiba-tiba muncul dalam hidupnya dengan kondisi koma.

    Saya bisa paham kenapa banyak yang kecewa dengan buku ini. Kalau mengharapkan kasus yang besar dan penuh dinamika sebagai penutup serial ini, well, hal seperti itu tidak ada. Yang ada hanya soal Janie yang mempelajari tentang masa lalunya serta fakta tentang kekuatannya. Dan saya suka. Saya juga suka dengan akhir ceritanya yang lumayan gelap untuk ukuran novel YA.

    Secara keseluruhan: "Gone" bukanlah penutup yang mewah untuk sebuah trilogi. "Gone" justru lebih bersifat sederhana, down to earth, serta melankolis, tapi juga memuaskan sebagai sebuah akhir dari serial.

    Buku ini untuk tantangan baca:
    - 2015 Lucky No. 15 Reading Challenge


    View all my reviews

  2. 2 comments :

    1. sepertinyaa ceritanyaa atau kasusnya hanya ituitu saja,, hanya mengingat masa lalu nya gitu kan

    2. Anonymous said...

      well, menurutku yang membuat kecewa adalah profesi Janie yg sebagai agen nggak terlalu ditonjolkan di sini. cuma nanganin satu kasus, yaitu pelechan seksual di sekolahnya. yah, padahal kan, sarah mcmann udah berhasil buat cerita yang menarik walaupun dengan gaya bahasanya yg "irit".

      -Tan Shafa.

    Post a Comment