Rss Feed
  1. Why Always Me?Why Always Me? by Orinthia Lee
    My rating: 2 of 5 stars

    Judul: Why Always Me?
    Penulis: Orinthia Lee
    Penerbit: de Teens
    Halaman: 220 halaman
    Terbit: Mei 2013

    "Why Always Me?" bercerita tentang Bianca, seorang gadis SMA yang terkenal bermulut tajam. Bianca tidak segan untuk mengatakan hal-hal yang menyakitkan karena menurutnya dia bertujuan baik lewat kata-kata pedasnya. Tidak sedikit yang menjadi korban mulut gadis ini, termasuk sahabatnya sendiri, Anne.

    Anne, satu-satunya orang yang betah berteman dengan Bianca, kesal bukan main dengan sahabatnya itu. Hanya gara-gara sebuah gantungan kunci dia harus menerima "serangan" mulut Bianca. Anne memutuskan untuk menjauhi Bianca, walau sebenarnya dia ingin sekali berbaikan dengannya.

    Sanggupkah kedua gadis ini kembali berbaikan? Lalu bagaimana hubungan Bianca dengan Travis, si cakep kakak Anne?

    Review

    Bacaan ringan di akhir pekan. Lumayan, bisa selesai dalam 1 hari. Ceritanya sederhana dan gak terlalu ribet. Makanya bisa cepat selesai.

    Secara tema sih mungkin tidak terlalu spesial. Soalnya tema BFF bertengkar, terus mau baikan tapi gengsi, have read it before lah ya.

    Walau temanya sederhana, gaya penceritaannya Orinthia Lee sudah cukup baik di sini. Gayanya mengalir, enak dibaca, dan khas remaja.

    Kalau ada yang mau saya keluhkan dari cara menulisnya, maka hal itu datang dari divisi deskripsi. Saya gak gitu suka dengan deskripsi Travis, yang notabene tokoh pria utama dalam cerita, digambarkan hanya dengan "mirip Park Taesung dari grup O2", walau ditambahkan kalau dia lebih ganteng dari Taesung sih.

    Pertanyaan saya: Park Taesung itu yang kayak gimana? Jujur aja kalau pengarang pakai deskripsi "Si A mirip artis anu" atau "si B mirip penyanyi itu", buat saya itu terkesan malas. Tambah lagi belum tentu semua orang tahu artis yang dimaksud. Kan jadi harus googling dulu.

    Hal ini diperparah kalau ternyata artis yang disebutkan adalah fiktif. Soalnya ternyata Park Taesung dan grup O2 itu hanya ada dalam novel itu. Amboi! Malah si Bryan, pacar Anne yang cuma tokoh sampingan, deskripsinya lebih lengkap loh.

    Eh? Atau sebenarnya kemudian ada penjelasan lebih lanjut soal wujud si Travis ini yah? Mana yah? *bolak-balik novel.

    Secara keseluruhan, saya suka dengan gaya penulisannya Orinthia. Untuk ceritanya, hmm... mungkin agak terlalu "biasa" buat saya. Akhirnya juga berhasil saya tebak. Mungkin pas pemakaman Anne sebaiknya diputarin lagunya O2 aja kali yah? Bukan cuma sekedar euloginya Bianca. Eh tapi, akhir kayak gitu udah dipakai J. K. Rowling di "The Casual Vacancy" yah. *dikeplak

    Debut yang cukup baik kalau saya bilang. Semoga buku keduanya bisa lebih menarik. Terbit bulan ini lh katanya :D

    Tambahan: saya agak bingung dengan buku-buku terbitannya Diva Press (de Teens "anaknya" Diva kan yah?). Kenapa sih terbitannya sering bermasalah? Kali ini sering ada cetakan yang kurang bagus. Kayak tintanya menipis, jadi hurufnya agak hilang. Masalah mesin cetak atau gimana yah? Ini juga terjadi di "Fleur" sama "Lapis Lazuli". Terjadi juga di orang lain apa cuma saya doang? Kalau cuma saya, wah, saya hanya bisa bertanya, why always me?

    Buku ini untuk tantangan baca:
    - 2013 New Authors Reading Challenge
    - 2013 Indonesian Romance Reading Challenge


    View all my reviews


  2. 2 comments :

    1. anisa said...

      siang,,,, mau tanya nih, pernah baca buku hujan di bulan juni punyanya pak Sapardi Djoko Damono ya?
      kalo puisi yang judulnya dalam doaku itu di halaman berapa?

      Thanks

    2. Biondy said...

      kalau liat di GR, yg di buku lamanya itu hal 94.

    Post a Comment